SAMARINDA.apakabar.co– Aktivitas Pasar Ramadan disetiap tahun nya selalu berdampk nyata dan menjadi salah satu penggerak perekonomian di sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Pasalnya, minuman dan makanan menjelang berbuka puasa/maghrib, akan berimplikasi terhadap berputarnya roda perekonomian di tengah masyarakat.
Wali Kota Samrinda, Andi Harun mengatakan jika fenomena selama bulan Ramadhan ini, seketika muncul banyak pelaku ekonomi, khususnya yang berskala mikro dan kecil, yang terlibat dalam produksi barang dan jasa.
“Kita tentu berharap pola ini bisa diadopsi agar tidak sekedar event musiman, tetapi mampu menjadi penopang dan pendorong taraf perekonomian yang signifikan,” ucapnya, Selasa (5/4/2022) sore.
Selain optimisme yang bersenyawa dengan gelora spiritual, momentum Ramadhan harus disebutkan AH sapaan Andi Harun harus bisa membawa berkah bagi semua.
“Saya optimis Pasar Ramadan kali ini walaupun ditengah masa covid, tapi dua hari ini sangat mengesankan, bahwa ekonomi di Samarinda tetap berjalan, tapi tidak menutup ketinggian kepatuhan kita terhadap perotokol kesehatan,” sebutnya.
Selain itu, AH juga menyebut jika pendapatan dari gelaran Pasar Ramadan kali ini untuk sementara dalam hitungan kasar sehari antara 1 miliar dan 1.5 miliar.
“Kemarin saya mengkoreksi, agar tingkat trust dan kemauan orang untuk datang ke pasar ramadan makin kuat dengan menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.
“Sudah mulai terurai, penggunaan aplikasi peduli lindungi juga, walaupun belum 100% tapi sudah ada kesadaran yang cukup tinggi, dan bagi pedagan sudah mulai familiar dengan sistem non tunai, begitu juga dengan sistem parkir,” sambungnya.
Ditegaskan orang nomor satu di Pemkot Samarinda itu jika masyarakat Samarinda harus mulai lebih cepat beradaptasi dengan apa yang menjadi keharusan.
“Disisi lain kita beradaptasi mengaplikasi teknologi informasi dalam bidang traksaksi perdagangan,” ucapnya.
“Saran saya kita tidak boleh kehilangan inovasi, kita tidak boleh kehilangan apalagi semangat, walaupun berada diituasi sulit covid 19, kita harus optimis, semangat, dan tetap patuh,” pungkasnya. (Adv)







