Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Advetorial

Pemkot Datangkan Investor Untuk Pengelolaan Air Bersih, Guntur Sebut Perumdam Harus Lebih Peka Pada Masyarakat

270
×

Pemkot Datangkan Investor Untuk Pengelolaan Air Bersih, Guntur Sebut Perumdam Harus Lebih Peka Pada Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kota Samarinda

Samarinda, apakabar.co — Permasalahan air bersih kerap dikeluhkan sebagian besar masyarakat Kota Samarinda. Kinerja Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) dianggap tidak maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Namun angin segar diperoleh Pemkot, pasalnya Wali Kota Samarinda Andi Harun berhasil mendatangkan investor asal Korea Selatan yang akan berinvestasi di Kota Tepian terkait pelayanan air bersih.

Hal tersebut mendapat respons dari anggota DPRD Kota Samarinda fraksi Demokrat, Guntur, SE.

Dihubungi via telepon seluler, Kamis (20/10/2021), ia mengatakan jika langkah yang dilakukan oleh Pemkot dengan mendatangkan investor dari luar merupakan hal yang baik dan itu mestinya harus dibarengi dengan peningkatan kinerja dari Perumdam Kota Samarinda.

“Dengan masuknya investor asing semestinya Perumdam Tirta Kencana memberika kinerja yang bagus, artinya dengan adanya investor anggaran untuk sektor air bersih yang dikelola oleh Perumdam jelas ada, terutama dari dana infrastruktur itu sendiri,” ucapnya.

Selain itu juga, Perumdam harus peka dengan kondisi yang ada dilapangan, misalkan masalah sambungan air ke masyarakat.

“Misalnya hingga saat ini masih banyak masyarakat yang masih belum tersambung PDAMnya sampai sekarang dan ini merupakan Pekerjaan Rumah yang harus diselesaikan oleh PDAM,” sebutnya.

Masalah minimnya anggaran saat ini bukan menjadi alasan bagi Perumdam untuk tidak bekerja secara maksimal, kehadiran investor setidaknya dapat menjawab apa yang menjadi masalah didalam Perumdam itu sendiri.

“Jadi tidak ada alasan lagi jika masyarakat tidak bisa menikmati PDAM,” tegasnya.

Berikutnya disebutkan oleh Guntur bahwa terkait air bersih di Samarinda dengan adanya investor ini pembelian obat-obatan untuk menunjang pelayanan air bersih ke warga setidaknya bisa sedikit teratasi.