Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Advetorial

Pemkot Samarinda Kembali Gelar Pasar Murah, Andi Harun Sebut Upaya Intervensi Kebutuhan Masyarakat

161
×

Pemkot Samarinda Kembali Gelar Pasar Murah, Andi Harun Sebut Upaya Intervensi Kebutuhan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

SAMARINDA.apakabar.co– Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kembali menggelar pasar murah. Kali ini pasar murah diadakan di Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Jumat (13/5/2022).

Dilaksanakan di Kawasan Gang KNPI Jalan Kemakmuran, sebanyak 15 Rt mendatangi operasi pasar murah yang dihadiri langsung Wali Kota Samarinda, Andi Harun.

Penyaluran minyak goreng curah seharga Rp 14.000 juga menjadi bagian dalam gelaran pasar murah.

Andi Harun dalam kesempatan itu terlihat aktif terlibat melayani satu-persatu ibu-ibu yang mengantre untuk mendapatkan minyak goreng curah yang disediakan pagi itu.

AH sapaan akrab Andi Harun, terihat menerima kupon demi kupon yang disodorkan oleh warga dan menyerahkan langsung minyak goreng curah yang telah dikemas menggunakan kantung plastik tersebut kepada warga yang mengantre.

Pasar murah yang di inisiasi oleh Pemkot melalui Dinas Perdagangan dan Perumdam Varia Niaga menyediakan 4.000 liter minyak goreng curah pada yang akan di jual pada masyarakat setempat.

Masing-masing warga maksimal membeli 3 liter minyak goreng, dengan kupon yang telah dibagikan oleh forum RT setempat.

Kepada media disela-sela penyaluran minyak curah Andi Harun menyampaikan bahwa pihaknya masih terus menyalurkan minyak goreng curah melalui pasar-pasar murah yang akan digelar tersebar di beberapa tempat di kota Samarinda.

“Ini bentuk intervensi pemerintah agar masyarakat mendapatkan minyak goreng dengan harga lebih murah daripada minyak goreng kemasan di pasar,” ucapnya.

“Kita bekerjasama dengan Perumda Varia Niaga yang dalam kesempatan seperti ini kita harap tidak hanya menjalankan fungsi bisnisnya, tetapi juga melaksanakan fungsi sosial dan pelayanan kepada masyarakat,” sambungnya.

Selain itu, Andi Harun menyebut bahwa pentingnya partisipasi warga dalam pembangunan kota, hal itu tentu  dalam upaya membantu pemerintah menyelesaikan masalah kota dan menjalankan program yang telah dicanangkan.

“Harapan saya tidak ada yang lain, selain masyarakat senang dengan program operasi pasar ini, dan kita terus melakukan pemantauan terhadap komoditas yang dijual kepada masyarakat, setiap ada gejala kenaikan harga dan kelangkaan barang, arahan saya jelas pemerintah harus melakukan intervensi membantu masyarakat,” pungkasnya.