Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
AdvetorialBeritaDPRD SamarindaKabar TerkiniSamarinda

Perumda Varian Niaga Didorong Maksimalkan Aset Pemkot, Komisi II DPRD Samarinda Targetkan PAD Terus Meningkat

11
×

Perumda Varian Niaga Didorong Maksimalkan Aset Pemkot, Komisi II DPRD Samarinda Targetkan PAD Terus Meningkat

Sebarkan artikel ini
(Foto: Ketua komisi II DPRD Samarinda, Iswandi/doc)
(Foto: Ketua komisi II DPRD Samarinda, Iswandi/doc)

SAMARINDA, apakabar.co – Potensi aset milik Pemerintah Kota Samarinda dinilai masih menyimpan peluang besar untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Melihat peluang tersebut, Komisi II DPRD Kota Samarinda mendorong Perumda Varian Niaga lebih agresif mengembangkan lini usaha melalui optimalisasi aset daerah yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Hal itu disampaikan langsung oleh ketua komisi II DPRD Samarinda, Iswandi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran Perumda Varian Niaga beberapa waktu lalu.

“Kontribusi terhadap PAD meningkat cukup signifikan dan ini patut diapresiasi,” Ungkapnya kepada awak media. Senin (20/7/2026).

Lebih lanjut, Iswandi menyebutkan bahwa setoran PAD dari Perumda Varian Niaga meningkat dari sekitar Rp400 juta pada 2024 menjadi Rp500 juta pada 2025, bahkan diproyeksikan melonjak hingga sekitar Rp2,5 miliar pada 2026.

Kendati demikian, dirinya mengingatkan capaian tersebut tidak boleh membuat manajemen cepat berpuas diri. Pasalnya, masih banyak aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda yang berpotensi dikembangkan menjadi sumber pendapatan baru apabila dikelola secara profesional dan produktif.

Selain itu, Iswandi juga meminta perusahaan menyusun blueprint bisnis sebagai panduan pengembangan usaha jangka panjang, termasuk mengoptimalkan sektor-sektor potensial seperti jasa maritim di kawasan Sungai Mahakam.

“Masih banyak potensi bisnis yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan PAD,” Ucapnya.

Politisi dari partai PDI Perjuangan itu menegaskan Perumda Varian Niaga tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga memiliki tanggung jawab mendukung stabilitas ekonomi daerah, termasuk melalui perannya dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

“Kita harap sinergi antara Perumda Varian Niaga, pemerintah daerah, dan DPRD semakin kuat sehingga pengembangan usaha dapat berjalan lebih optimal, meningkatkan PAD secara berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa menambah beban ekonomi,” Tutup Iswandi. (ADV)