Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Advetorial

Reses di Lempake, Afif Rayhan Harun Terima Aspirasi Masyarakat Terkait Infastruktur Jalan

242
×

Reses di Lempake, Afif Rayhan Harun Terima Aspirasi Masyarakat Terkait Infastruktur Jalan

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kota Samarinda, Afif Rayhan Harun Saat Menggelar Rases di Kelurahan Lempake, Sabtu (29/1/2022)

SAMARINDA.apakabar.co– Permasalahan infrastruktur masih menjadi salah satu masalah yang tidak pernah absen disampaikan oleh masyarakat ke para wakil rakyat saat menggelar reses di daerah pemilihan (dapil) masing-masing anggota dewan.

Termasuk permasalahan infrastruktur yang disampaikan oleh masyarakat RT 25 Kelurahan Lempake, Samarinda Utara saat reses Anggota DPRD Kota Samarinda, Afif Rayhan Harun pada, Sabtu (29/1/2023) malam.

Afif mengakui jika permasalahan infrastruktur memang masih menjadi keluhan yang paling utama disampaikan kepada dirinya setiap menggelar agenda reses. Warga RT 25 menyampaikan jika masalah jalan menjadi hal yang penting dan layak diperjuangkan olehnya di gedung Basuki Rahmad (DPRD Kota Samarinda).

Dijelaskan Afif bahwa infrastruktur jalan yang dimaksud warga RT 25 itu ialah, terkait semenisasi jalan sepanjang 150 meter. Pasalnya, berdasarkan apa yang dirasakan oleh warga akses jalan merupakan hal yang penting dalam menunjang kegiatan pertanian di wilayah lempake.

“Sangat rasional karena wilayah tersebut merupakan darah persawahan, bahkan pemkot sendiri sudah beberapa kali memberikan perhatian nya terhadap daerah tersebut. Namun, mungkin tidak semuanya terakomodir,” ungkapnya.

Ditegaskan Afif bahwa infrastruktur jalan itu menjadi yang paling prioritas yang disampaikan oleh masyarakat selain pembuatan irigasi saluran air di lahan persawahan.

“Saya sangat mengharapkan pemkot bisa merespons cepat apa yang disampaikan oleh masyarakat terkait aspirasi yang disampaikan ke saya malam ini,” ucapnya.

Selain infrastruktur, ada beberapa asprirasi yang juga disampaikan kepada politisi muda Partai Gerindra itu. Warga juga meminta pengerukan tanah dan juga bentuk pengawasan.

“Terkait pengawasan, warga masyarakat meminta saya menyampaikan kepada pemerintah untuk lebih menjadikan wilayah lempake sebagai daerah agrowisata,” jelasnya.

Reses pertama dimasa sidang tahun 2023 kali itu mandapat antusias dari masyarakat, bahkan komunikasi antar warga dan anggota dewan berjalan baik selama reses berjalan.

“Untuk seluruh aspirasi yang disampaikan kepada saya, secapatkanya akan saya koordinasikan ke dinas terkait. Karena, tidak mungkin saya masuk semua ke pokok pikiran (pokir),” sebutnya.

“Saya berharap dinas yang membidangi masalah ini dapat mengakomodir apa yang disampaikan oleh masyarakat melalui reses saya,” pungkasnya.(Adv)