Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
AdvetorialPemkot Samarinda

Resiko Stunting Di Kecamatan Samarinda Capai 5.536, Sekcam Samarinda Seberang Sebut Hanya 30 Persen Anak Yang Baru Diperiksa

372
×

Resiko Stunting Di Kecamatan Samarinda Capai 5.536, Sekcam Samarinda Seberang Sebut Hanya 30 Persen Anak Yang Baru Diperiksa

Sebarkan artikel ini

apakabar.co — SAMARINDA – Sekretaris Camat (Sekcam) Samarinda Seberang, Sujono menyampaikan dari data resiko stunting di Kecamatan Samarinda Seberang disinyalir mencapai 5.536.

Hal ini diungkapkannya saat menghadiri agenda rapat rembuk stunting tingkat kecamatan kota Samarinda. di gedung Bapedalitbang Kota Samarinda. Kamis (4/5/2023).

“Dari posyandu saat penimbangan pun sudah melakukan pendataan stunting ini, juga di Puskesmas, jadi dari per kali ini kami dapatkan, untuk kecamatan Samarinda Seberang totalnya ada 180 anak yang terbagi di 6 kelurahan,” Ungkap Sujono.

Selain itu, Sujono menyebutkan data tersebut diperoleh dari hasil pengukuran dan penimbangan saat bayi berobat ke Puskesmas terdekat. Data di atas belum mencermikan fakta yang komprehensif. Lantaran rendahnya tingkat kepedulian orang tua untuk memeriksa anaknya ke Posyandu dan Puskesmas terdekat.

“Jadi saat ini hanya 30 persen yang diperiksa,” ucapnya.

Sujona menambahkan dari 180 jumlah anak, ada 33 dari mereka yang orang tuanya tidak punya perlindungan kesehatan, bahkan ada yang tidak mampu membayar Badan Penyeleggara Jaminan Sosial (BPJS).

“Saya sudah lansir ke PSM (Pekerja Sosial Masyarakat) kecamatan untuk meminta biodata mereka supaya kami bisa memohonkan agar mereka bisa didata Dinsos agar dapat bantuan sosial,” Tandasnya.