apakabar.co – SAMARINDA – Permasalahan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) masih menjadi keluhan bagi sebagian orang tua siswa.
Menanggapi keluhan para orang tua murid, wakil ketua komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Puji Setyowati menuturkan bahwa sistem zonasi tiap tahunnya selalu bertabrakan dan bermasalah di dalam jumlah lulusan pelajar.
Puji sapaan karibnya pun mencontohkan seperti jumlah lulusan SMP yang tidak sebanding dengan jumlah infrastruktur SMA dan SMK Negeri di masing zonasi.
“Terkadang ini memang tidak sebanding karena sekolah negeri terbatas dengan jumlah kuotanya. Jangan sampai justru karena zonasi ada anak yang tidak jadi sekolah,” ungkap Puji kepada awak media. Selasa (14/3/2023).
Tak hanya itu, Puji pun selalu menyampaikan kepada orang tua untuk tidak segan memasukan anaknya di sekolahan swasta.
“Biar bagaimanapun kita juga tetap mengedukasi agar sekolah swasta juga dapat distribusi siswa dan siswi,” jelasnya.
Kendati demikian, politisi fraksi Demokrat itu menambahkan menghadapi potensi pemerataan distribusi pelajar yang akan beranjak ke SMA dan SMK swasta, komitmen itu juga didorong olehnya agar sarana dan prasarananya bisa turut diperhatikan.
“Sehingga ada pemerataan, pemenuhan kuota jumlah siswa, harus seiring juga dengan fasilitas,” pungkasnya. (Adv)







