Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
AdvetorialBeritaDPRD SamarindaKabar TerkiniSamarinda

Soroti Ketimpangan Fasilitas Sekolah, Novan Syahrony Pasie Minta Kualitas Pendidikan Disetarakan

2
×

Soroti Ketimpangan Fasilitas Sekolah, Novan Syahrony Pasie Minta Kualitas Pendidikan Disetarakan

Sebarkan artikel ini
(Foto: Ketua komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahrony Pasie/doc)
(Foto: Ketua komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahrony Pasie/doc)

SAMARINDA, apakabar.co – Persepsi masyarakat terhadap sekolah favorit di Samarinda dinilai masih dipengaruhi oleh ketimpangan fasilitas pendidikan antar sekolah.

Untuk menghapus stigma tersebut, ketua komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahrony Pasie meminta Pemerintah Kota (Pemkot), melalui Dinas Pendidikan untuk mempercepat pemerataan sarana dan prasarana di seluruh sekolah negeri agar setiap peserta didik memperoleh layanan pendidikan yang setara.

“Sebenarnya kurikulum di setiap sekolah negeri itu sama, bahkan secara nasional juga sama. Yang membedakan adalah fasilitas-fasilitas yang ada di setiap sekolah. Ini yang memang menjadi PR bersama,” Ungkapnya. Kamis (16/7/2026).

Lebih lanjut, Novan sapaan karibnya menilai Pemkot Samarinda perlu terus memprioritaskan pemerataan fasilitas pendidikan secara bertahap sesuai kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dirinya menyebutkan saat ini terdapat sekitar 164 sekolah dasar (SD) negeri dan 50 sekolah menengah pertama (SMP) negeri yang masih membutuhkan peningkatan sarana dan prasarana secara bergiliran.

“Kalau kita bicara pemerataan, maka sarana dan prasarana itu harus terus dibenahi. Memang jumlah sekolah kita cukup banyak sehingga penanganannya dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan APBD,” Ucap Novan.

Selain pembangunan infrastruktur pendidikan, Novan juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan di lingkungan sekolah. Dirinya meminta Dinas Pendidikan segera menindaklanjuti setiap laporan masyarakat apabila ditemukan guru maupun tenaga pendidik yang kurang disiplin atau tidak menjalankan tugas secara optimal.

“Jangan sampai kita sudah minim di fasilitas yang belum merata, kemudian kualitas mengajarnya juga ikut menjadi persoalan. Kalau ada laporan masyarakat terkait oknum guru yang kurang disiplin, harus segera ditindaklanjuti,” Tegas Novan.

Politisi dari partai Golkar itu berharap pemerataan fasilitas pendidikan dan peningkatan kualitas tenaga pendidik dapat berjalan beriringan sehingga mutu seluruh sekolah negeri di Samarinda semakin setara.

“Kita harap tidak lagi terpaku pada anggapan adanya sekolah favorit, melainkan lebih percaya bahwa setiap sekolah negeri mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh peserta didik,” Tutup Novan. (ADV)