Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Advetorial

Tak Ingin Kembali Ada Kebocoran PAD, Komisi II DPRD Samarinda Pemkot Awasi Ketat Pengelolaan MLG

140
×

Tak Ingin Kembali Ada Kebocoran PAD, Komisi II DPRD Samarinda Pemkot Awasi Ketat Pengelolaan MLG

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Laila Fatihah

SAMARINDA.apakabar.co– Komisi II DPRD Samarinda mengharapkan tidak ada lagi kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) dari pengelolaan Mahakam Lampion Garden (MLG). Hal itu disampaikan oleh anggota Komisi II DPRD Samarinda Laila Fatihah, Rabu (6/4/2022).

Pasalnya kini rencana pola kerja sama baru antara Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dan PT Samaco yang selama ini mengelola MLG sepenuhnya berada dalam kewenangan pemkot.

Laila mengungkapkan jika Komisi II akan menjadi fasilitator dan pengawas terhadap apa saja yang menjadi PAD Kota Samarinda.

“Artinya kalau masih PT Samaco, mereka ini dalam pengawasan ketat. Sesuai tupoksi tentu kami akan mengontrol supaya tidak ada lagi kebocoran PAD,” ucapnya.

Dijelaskan Laila bahwa, PT Samaco memang sudah melunasi kewajiban yang mereka tinggal sejak 2017 hingga 2019 pada akhir Maret 2022 lalu. Perusahaan asal Malang, Jawa Timur itu menyisakan Rp 300 juta denda yang belum dibayarkan.

Termasuk tunggakan tahun 2020 dan 2021 yang masih ditangguhkan karena alasan terkena dampak Covid-19.

Jika memang PT Samaco kembali dipercaya untuk mengelola MLG melalui skema kerja sama baru dan dirinya sangat berharap, perusahaan tersebut tidak lagi menunggak kewajiban.

“Jangan sampai seperti kemarin, PT Samaco banyak sekali terpiutang dengan pemerintah kota. Ini tentu sangat merugikan pemkot yang berharap ada PAD dari MLG ini,” jelasnya.

Pemkot Samarinda sendiri masih akan memberikan beberapa opsi pola kerja sama kepada PT Samaco usai melunasi tunggakan setoran pengelolaan MLG. Bapenda telah memastikan bahwa pola kerja sama baru nantinya berubah, tergantung kebersediaan PT Samaco untuk menyepakati opsi yang ditawarkan oleh Pemkot. (Adv)