apakabar.co — SAMARINDA – Kejadian kecelakaan yang sering terjadi tanjakan gunung manggah, Jalan Oto Iskandardinata, Kecamatan Samarinda Illir, Kota Samarinda, membuat masyarakat yang berlalu lalang di lokasi resah.
Pasalnya, beberapa kali ini, di daerah tersebut sering terjadi truk kontainer mogok, bahkan terbalik yang menyebabkan kemacetan sangat panjang.
Menanggapi keresahan warga di daerah tersebut, anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Markaca menuturkan pihaknya telah merancangkan Peraturan Daerah (Perda) tentang pemanfaatan jalan kepada truk-truk bermuatan besar.
“Kita mau ajukan ada Perda pemanfaatan jalan. Yang di mana itu mengatur kendaraan beroda 8 ke atas atau bertonase besar itu kalau bisa jangan masuk ke kota pada waktu siang hari, karena jalur sibuk dan padat,” ungkap Markaca dihubungi melalui sambungan seluler. Senin (13/2/2023).
Markaca menambahkan pihaknya pun tidak hanya merancang Perda. Namun ia bersama anggota komisi III DPRD Kota Samarinda lainnya juga mendukung penuh rencana Pemerintah Kota (Pemkot) yang membangun terowongan di lokasi tersebut.
“Pembangunan terowongan adalah salah satu solusi untuk mengurangi curamnya Gunung Manggah, Jadi bisa meminimalisir kejadian yang membahayakan nyawa,” jelasnya.
Kendati demikian, politisi dari fraksi Gerindra itu berharap agar Perda tentang pemanfaatan jalan bisa segera rampung agar di realisasikan kepada masyarakat.
“Tetapi jika nanti masih ada yang melanggar harus Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lakukan penertiban dan penindakan lebih lanjut,” pungkasnya. (Adv)







