apakabar.co — SAMARINDA – Maraknya pengetap Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertalite dan Solar, masih menjadi momok keresahan bagi sebagian masyarakat.
Pasalnya, para pengetap BBM Pertalite dan Solar ini sangatlah membahayakan para masyarakat. Khususnya kejadian meledaknya sebuah mobil di jalan Sulawesi, Kota Samarinda.
“Banyak orang yang menggantungkan hidup di bisnis seperti ini (Pengetap). Mereka kebanyakan mendesain tangki mobil atau motor itu jadi lebih besar,” ungkap anggota komisi III DPRD Kota Samarinda, Anhar. Kamis (6/4/2023).
Selain itu, Anhar juga menduga bahwa para petugas SPBU mengetahui adanya kendaraan yang tangkinya telah dimodifikasi.
“Yang kita curigai petugas SPBU ini bekerjasama dengan para pengetap,” ucapnya.
Untuk itu, politisi dari fraksi PDIP itu mengingatkan agar pemerintah bisa lebih tegas dalam menertibkan seluruh SPBU di Kota Samarinda, agar kejadian seperti mobil meledak tidak terulang lagi.
“Pemerintah kota nanti akan menyurati Pertamina, agar mereka dapat memberikan teguran, supaya hal hal seperti ini terhindarkan,” Pungkasnya. (Adv)







