SAMARINDA, apakabar.co– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) silih berganti menanggapi pembangunan Rumah Sakit Korpri Pemrov Kaltim yang didirikan di Jalan Wahid Hasyim II bersebelahan dengan GOR Sempaja.
Pasalnya, pembangunan RS yang diklaim sebagai rumah sakit modern tersebut dibangun diwilayah yang merupakan resapan air, memang di daerah tersebut merupakan langganan banjir yang kerap terjadi di Kota Tepian.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Samri Shaputra menilai jika Pemprov Kaltim mesti meninjau ulang agar tidak menimbulkan dampak lingkungan akibat pembangunan tersebut.
“Pembangunan harus selalu berwawasan lingkungan, kemana larinya air juga harus terus diperhatikan,” ucapnya, Senin (18/10/2021).
Ia juga menyebut walupun mendapatkan apresiasi masyarakat karena manfaat pembangunan fasilitas kesehatan tersebut, namun tetap harus perlu dikritisi.
“Daerah tersebut banjirnya sangat luar biasa, jangan sampai pembangunan ini malah menimbulkan masalah baru kedepannya,” sebutnya.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera tersebut menambahkan jika memang terbukti hasil kajiannya tidak menimbulkan banjir, maka dirinya akan mendukung, dengan tetap memperhatikan drainase dan juga arah air.
“Penting bagi Pemprov kaltim melakukan kajian ulang agar terbukti bahwa bangunan tersebut tidak akan menimbulkan masalah baru,” tegasnya.
“Masalah teori memang sudah pasti bagus, tapi jangan sampai jika tidak sesuai dengan aplikasinya di lapangan, untuk itu harus diperhatikan baik-baik agar tidak menimbulkan masalah yang baru,” pungkasnya. (Adv)







