Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Advetorial

Wali Kota Samarinda Minta Kontraktor dan PUPR Bertanggung Jawab Terkait Rusaknya Plafon Gedung Perpustakaan Samarinda

205
×

Wali Kota Samarinda Minta Kontraktor dan PUPR Bertanggung Jawab Terkait Rusaknya Plafon Gedung Perpustakaan Samarinda

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Samarinda, Andi Harun Bersama Jajaran Pemkot Saat Melakukan Peninjauan Gedung Perpustakaan Samarinda, Senin (25/4/2022)

SAMARINDA.apakabar.co– Infrastruktur bangunan gedung pemerintahan menjadi salah satu fokus penting oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Beberap bangunan gedung yang mengalami kerusakan tentu menjadi perhatian, terutama oleh puncak pimpinan yakni Wali Kota Samarinda, Andi Harun.

Salah satunya adalah gedung gedung perpustakaan daerah Kota Samarinda di Jalan Kesuma Bangsa yang dikabarkan mengalami plafon ambruk. Andi Harun bersama jajaran Pemkot Samarinda langsung melakukan tinjuan terhadap gedung yang dibangun melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Saya dapat laporan dan sungguh kecewa terhadap kualitas dan pelaksanaan. Ini menampar muka Pemerintah Kota Samarinda,” ungkapnya, Senin (25/4/2022).

Disela-sela tinjuan lokasi yang ia datangi, diriya mengaku mengaku tidak dapat berkata-kata saat melihat beberapa ruangan lain yang ditemukan masih ada genangan air saat hujan turun.

“Saya hanya minta kepada kontraktor yang melakukan pekerjaan segera bertanggung jawab, karena apabila tidak segera maka ini akan menimbulkan masalah lebih parah lagi,” tegasnya.

Bahkan, Andi Harun memberikan teguran keras kepada OPD pelaksana yakni Dinas PUPR Samarinda. Ansi Harun mengakui jika ia meragukan keterangan Dinas PUPR bahwa penyebab genangan air hanyalah sumbatan saluran air akibat tertumpuk daun.

“Kecuali mereka bisa tunjukkan daunnya di mana, pipanya di mana, segala macam,” ucapnya.

Andi Harun menilai jika kondisi gedung saat ini sangat berbahaya dan ia tak segan untuk meminta maaf kepada seluruh masyarakat Kota Samarinda, khususnya pengguna layanan perpustakaan.

“Saya atas nama pemerintah minta maaf kepada pengguna layanan perpustakaan untuk beberapa waktu tidak bisa kita layani,” pungkasnya.