Samarinda, apakabar.co — Demi memasang Air PDAM warga Kelurahan Loa Bahu Kecamatan Sungai Kunjang harus membayar 14 juta rupiah.
Keluhan tersebut di ungkapkan salah satu peserta Reses Anggota DPRD Kota Samarinda, Eko Elyasmoko, Jumat 22 Oktober 2021 kemarin.
“rumah baru tidak bisa pasang pipa PDAM. Bahkan ada sodara saya mengeluh bayar 14 samapi 15 juta kalu mau pasang,” ucap Ali munadar warga Rt 44 Kelurahan Loa Kulu saat menyampaikan aspirasi di hadapan Eko Elyasmoko.
Menanggapi permasalahan itu, Eko yang tergabung dalam Komisi III DPRD Kota Samarinda akan menindak lanjuti kasus tersebut dan akan berkoordinasi dengan komisi II yang membidangi masalah ekonomi, termasuk kasus warga yang hendak melakukan pemasangan baru.
“Laporan warga ini akan jadi poin utama untuk di tindaklanjuti” ungkapnya saat di wawancarai usai kegiatan reses beberapa waktu lalu.
Dirinya dengan tegas meminta kepada pihak menejemen PDAM untuk meneliti kembali anggotanya yang berada dilapangan untuk menindak oknum tersebut.
“Kita panggil pihak PDAM untuk kasus ini, dan harus didata ulang kembali agar tidak ada kebocoran dalam segi PAD kita” tegasnya
Eko menjelaskan daerah tersebut sudah 2 tahun tidak ada pemasangan jalur pipa baru, namun kebutuhan warga meningkat. Terutama bagi warga yang baru membagun rumah. Untuk itu, perlu adanya penganggaran baru terkait penambahan jalur atau pembangun penyuplai air PDAM di lokasi tersebut.
“untuk penambahan kuota nanti akan saya sampaikan, karena saya masuk di bidang anggaran” tutupnya. (Adv)







