Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaHUKRIMKabar TerkiniSamarinda

Pelarian Berakhir, Chandro Nababan Tahanan Kabur Polsek Samarinda Kota Diringkus Tanpa Perlawanan

109
×

Pelarian Berakhir, Chandro Nababan Tahanan Kabur Polsek Samarinda Kota Diringkus Tanpa Perlawanan

Sebarkan artikel ini
(Foto: Chandro Nababan alias Alex tahana yang kabur dari Mapolsek Samarinda Kota dan telah diamankan/doc)
(Foto: Chandro Nababan alias Alex tahana yang kabur dari Mapolsek Samarinda Kota dan telah diamankan/doc)

SAMARINDA – Upaya tanpa henti aparat kepolisian akhirnya membuahkan hasil. Salah satu tahanan yang kabur dari Mapolsek Samarinda Kota, Chandro Nababan alias Alex, berhasil ditangkap setelah hampir sepekan dalam pelarian.

Chandro diamankan tim gabungan di Jalan Poros Samarinda–Bontang, Kelurahan Sungai Siring, Kecamatan Samarinda Utara, pada Sabtu (25/10/2025) sekitar pukul 07.41 Wita.

Saat ditangkap, Chandro mengenakan celana jeans panjang dan kaus merah. Ia tidak melakukan perlawanan kepada petugas.

“Benar, satu tahanan atas nama Chandro Nababan sudah kami amankan,” ujar Kapolsek Samarinda Kota, AKP Kadiyo, saat dikonfirmasi, Sabtu pagi.

Dengan tertangkapnya Chandro, jumlah tahanan yang telah kembali diamankan kini mencapai 12 orang dari total 15 tahanan yang kabur. Sementara itu, tiga tahanan lainnya masih dalam pengejaran oleh tim gabungan dari Polresta Samarinda, jajaran Polsek, serta Subdit Jatanras Polda Kaltim.

Ketiga tahanan yang masih buron tersebut adalah:

– Suniansyah alias Suni, warga Jalan Diponegoro, Gang Langgar, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota.

– Krisantus Dominikus Werong Lubur alias Santos, warga Jalan Provinsi, Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan.

– Muhammad Yusril alias Unyil, warga Jalan Damai, Kelurahan Sidodamai, Kecamatan Samarinda Kota.

Diketahui, sebanyak 15 tahanan melarikan diri dari ruang tahanan Polsek Samarinda Kota pada Minggu (19/10/2025) dengan cara menjebol dinding toilet. Aksi tersebut memicu operasi pencarian besar-besaran oleh aparat kepolisian di berbagai wilayah Samarinda.

Dalam sepekan, aparat berhasil menangkap sebagian besar tahanan melalui koordinasi cepat antarunit dan laporan masyarakat.

“Kami terus melakukan upaya pencarian dan berkoordinasi dengan seluruh jajaran agar seluruh tahanan dapat segera ditangkap,” tutup AKP Kadiyo. (*)