Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaKabar Terkini

Pemkot Samarinda Siap Resmikan Sekolah Terpadu di Loa Bakung

106
×

Pemkot Samarinda Siap Resmikan Sekolah Terpadu di Loa Bakung

Sebarkan artikel ini
(Foto: Lokasi Sekolah Terpadu yang akan diresmikan oleh Pemkot Samarinda/doc)
(Foto: Lokasi Sekolah Terpadu yang akan diresmikan oleh Pemkot Samarinda/doc)

SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan Sekolah Terpadu yang berlokasi di kawasan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, siap diresmikan pada Selasa (30/9/2025) mendatang.

Sekolah yang digagas Pemkot Samarinda ini telah melalui proses evaluasi dan pembenahan panjang, baik dari sisi infrastruktur maupun kurikulum. Kehadirannya diharapkan mampu menghadirkan kualitas pendidikan yang lebih baik bagi generasi muda.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda, Asli Nuryadin, menyampaikan bahwa Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) dijadwalkan hadir secara langsung untuk meresmikan sekolah tersebut.

“InsyaAllah tanggal 30 Pak Menteri yang meresmikan. Untuk waktunya masih menunggu kepastian dari protokol kementerian, karena beliau datang pagi dan sore sudah kembali. Yang jelas tanggalnya sudah dipastikan,” ujar Asli, Senin (22/9/2025).

Asli menegaskan bahwa seluruh persiapan inti sudah rampung, mulai dari tenaga pengajar, peserta didik, hingga sarana pendukung pembelajaran. Bahkan, konsep kurikulum telah dirancang agar mampu menjawab tantangan global. Salah satunya dengan memberikan pendampingan berbahasa Inggris serta dilengkapi pembelajaran bahasa Mandarin.

“Kita sudah siap. Murid sudah ada, proses belajar mengajar berjalan, dan peralatan pendukung juga tersedia. Memang masih ada detail kecil yang akan dilengkapi, tapi secara keseluruhan sekolah sudah siap,” jelasnya.

Meski demikian, masih ada beberapa hal yang menunggu keputusan lebih lanjut. Salah satunya seragam batik khusus untuk sekolah ini yang saat ini masih dalam tahap penyusunan. Menariknya, desain seragam tersebut dibuat langsung oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun.

“Seragam batik sedang menunggu persetujuan Pak Wali. Jadi untuk sementara, siswa tetap menggunakan seragam sekolah biasa,” pungkas Asli. (*)