MIMIKA, apakabar.co – Konflik antarkelompok keluarga di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, kembali memakan korban jiwa. Seorang pria dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi sasaran serangan panah dalam insiden yang terjadi pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 19.30 WIT. Korban ditemukan dengan sejumlah anak panah menancap di tubuhnya dan sempat dievakuasi ke rumah sakit.
Dari informasi yang dihimpun, korban diduga berasal dari kubu Dang yang tengah berselisih dengan kubu Newegalen. Peristiwa berdarah itu disebut terjadi saat korban melintas di wilayah kubu lawan, sehingga memicu aksi penyerangan yang berujung fatal.
Kapolsek Kwamki Narama, Iptu Yusak Sawaki, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, korban diduga berada di bawah pengaruh minuman keras ketika memasuki wilayah kubu Newegalen sambil membawa sebilah parang.
“Benar, kejadiannya sekitar pukul 19.30 WIT. Korban sudah dievakuasi ke rumah sakit. Berdasarkan informasi awal, korban diduga dalam pengaruh minuman keras, kemudian menyeberang ke wilayah kubu Newegalen sambil membawa parang dan selanjutnya diserang,” Ungkapnya kepada awak media. Minggu (2/8/2026).
Kendati demikian, polisi masih mendalami kronologi dan motif pasti di balik penyerangan tersebut. Keterangan para saksi, barang bukti, serta informasi dari kedua kubu yang berkonflik masih terus dikumpulkan untuk memastikan rangkaian peristiwa secara utuh.
Hingga Sabtu malam, situasi di Distrik Kwamki Narama dilaporkan masih tegang. Kedua kubu disebut masih berjaga di wilayah masing-masing, sementara aparat kepolisian disiagakan untuk mencegah bentrokan susulan sekaligus melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kasus yang menewaskan satu orang tersebut. (*)




