Hari Perempuan Internasional, Hj. Rinda Wahyuni Harun Ajak Perempuan Ikut Berperan Dalam Pembangunan

oleh -103 views
Ketua TP.PKK Kota Samarinda, Hj Rinda Wahyuni Harun Saat di Wawancarai Media Terkait Hari Perempuan Internasional, Senin (8/3/2021)

APAKABAR.CO-SAMARINDA. Peringatan Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada tanggal 8 Maret (hari ini) disikapi optimis oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP.PKK) Kota Samarinda, Hj Rinda Wahyuni Harun.

Ia mengatakan bahwa peran dan makna peringatan hari perempuan sedunia sangat luas serta sangat berpengaruh dalam pembangunan di masyarakat, baik untuk diri sendiri maupun pada sektor pemerintahan.

“Cakupannya sangat luas sekali, terutama dalam hal keterlibatan berpolitik, serta peran dalam keluarga misalnya menjadi guru pendidik. Sedangkan peran dalam berpolitik adalah sebagai anggota parlemen, ada juga peran perempuan dalam keluarga adalah sebagai seorang ibu, dimana peran itu sangat besar dalam mejaga keutuhan dan kebahagian keluarga dalam mendidik generasi yang akan datang,” ucapnya pada media usai mengikuti rapat konsultasi Rancangan Awal RKPD Kota Samarinda Tahun 2022, Senin (8/3/2021).

BACA JUGA :  Syukuran Deskranas ke-41, Ketua Dekranasda Samarinda Ajak Kawula Muda Menangkap Peluang Usaha dari Kerajinan Lokal

Selain peran tersebut, Bunda Rinda sapaan akrabnya juga mengatakan bahwa peran seorang perempuan juga dapat menjadi sosok istri yang tangguh, menjadi pendamping, pendorong dan penyemangat bagi suami.

Terkait stigma perempuan yang masih dianggap sebelah mata di era modern ini, ia menegaskan jika anggapan itu harus segera dirubah, mengingat jika separuh penduduk di Indonesia adalah perempuan, persentasenya berimbang dengan jumlah laki-laki.

“Peran itulah yang seharusnya lebih ditingkatkan, bukan hanya membangun diri dan keluarga tapi juga ditingkatkan dalam peran membangun masyarakat, perekonomian juga dalam pemerintahan. Artinya peran itu harus dibuka lebar dan seluas-luasnya,” tegasnya.

Terakhir ia berharap agar seluruh perempuan di Indonesia khususnya di Kota Samarinda agar lebih meningkatkan potensi dalam pembangunan khususnya di dalam jumlah anggota parlemen, karena selama ini kurang dan tidak mencapi target. Kedepannya saya berharap jumlah tersebut bisa meningkat dan memenuhi kouta 30 persen.

BACA JUGA :  Untung Besar di Tengah Pandemi, Usaha Penjual Sepeda Naik Drastis

“Perempuan bisa mengisi jabatan-jabatan promosi di lingkungan pemerintahan, juga mendorong kaum perempuan dalam keterlibatan pembangunan, dan yang paling terakhir adalah semoga kekerasan dalam rumah tangga dan kekerasan seksual pada perempuan akan berkurang,” pungkasnya.