Atasi Masalah Kemacetan, Pemkot Samarinda Rencanakan Bangun Terowongan di Gunung Manggah

oleh -135 views
Wali Kota Samarinda, Andi Harun (Foto : apakabar.co)

SAMARINDA.apakabar.co– Pembangunan terowongan dari jalan Sultan Alimuddin ke Jalan Kakap menjadi rencana Pemerintah Kota Samarinda dalam mengatasi kemacetan di wilayah Gunung Manggah, Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda dengan rencana pembiayaan Proyek Multi Years Contract (MYC).

“Terowongan itu fungsinya untuk memecahkan problem yang ada di gunung manggah,” ungkap Walikota Samarinda Andi Harun, Selasa (8/6/2021).

Orang nomor satu di Pemkot Samarinda tersebut menjelaskan jika apabila jalan di Sungai Dama tersebut dilebarkan, anggaran yang dikeluarkan tentu sangat besar lantaran harus membebaskan di sisi kiri dan kanan jalan.

Rencana tersebut selain mengatasi permasalahan yang sering timbul seperti kecelakaan dan kemacetan, dua  alternatif yakni dibangun Flay Over atau Terowongan.

BACA JUGA :  Perangi Kasus Stunting, TP-PKK Kota Samarinda Target Tiap Rt Miliki Tiga Kelompok Dasawisma

Dengan alasan biaya yang digelontorkan kurang lebih sama, maka diambilah rencana proyek terowongan. Yang tentunya memiliki nilainya tersendiri.

“Karena ini pembangunan yang sangat langka, dan insyaAllah ini akan meninggalkan legasi dengan tetap memfungsikan bukit diatasnya. Jadi, sangat sedikit biaya sosialnya, tetapi fungsi akan sangat besar,” terang AH sapaan akrabnya.

AH juga mengakui bahwa saat sekarang sudah akan dilakukan perencanaan teknis, dan bahkan timnya sudah melaksanakan sounder, serta sampai kepada studi lalu lintas dari arah Kecamatan Sambutan.

Estimasi anggaran untuk biaya proyek pembangunan Terowongan tersebut bernilai Rp. 455 Miliar, yang menjadi Proyek Multi Years Contract (MYC) dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Samarinda, dan mengharapkan bantuan dari APBD Provinsi Kaltim.

BACA JUGA :  Pemkot Samarinda Keluarkan Surat Edaran, Tutup THM Selama Bulan Ramadan

“Mudah-mudahan juga ada bantuan dari pemerintah pusat,” pungkasnya.