Bertemu Delegasi Perusahaan Korea Selatan, Wali Kota Samarinda Bahas Investasi di Sektor Air Bersih dan Sampah

oleh -33 views
Wali Kota Samarinda Akan Bawa Investor Asala Korea Selatan Terkait Air Bersih dan Sampah (Foto : Istimewa)

SAMARINDA.apakabar.co– Wali Kota Samarinda, Andi Harun melakukan pertemuan dengan delegasi perusahaan Korea Selatan terkait Penanaman Modal Asing (PMA) pada sektor air bersih. Melalui postingan Andi Harun di Facebook pribadinya, perwakilan perusahaan asing tersebut berjumlah 4 orang dan melakukan pertemuan di salah satu hotel kawasan Thamrin Jakarta.

“Pimpinan perusahaan tersebut adalah jaringan dan sudah mengenal cukup lama, yang dua bulan lalu saya hubungi via telepon untuk tujuan mengundang investasi di Samarinda. Maaf identitas perusahaan belum saya publish karena kerjasama resmi belum dilaksanakan walaupun malam tadi persetujuan lisan,” tulis Andi Harun.

Rencananya perwakilan perusahaan tersebut akan datang ke Kota Samarinda pada tangga 14 sampai dengan 16 bulan Juni 2021 untuk untuk follow up.

“Disamping sesuai regulasi di Indonesia, investasi PMA di daerah wajib mendapatkan persetujuan Kemendagri RI dan DPRD setempat,” sebutnya.

Selain air bersih, perusahaan asal Korea Selatan tersebut juga akan berinvestasi pada sektor sampah. Orang nomor satu di Pemkot Samarinda tersebut menjelaskan bahwa kedua sektor tersebut dinilai masih membutuhkan anggaran tambahan.

Pertama AH menyebut bahwa Perumdam Tirta Mahakam (PDAM) Samarinda masih memerlukan dana puluhan miliar untuk jangka pendek dan ratusan miliar untuk jangka panjang bagi penyelesaian IPA Sungai Kapih. Selain itu Perumdam Tirta Mahakam juga membutuhkan pengembangan kapasitas dan Pembangunan IPA baru lainnya serta peremajaan infrastrukturnya. Termasuk upaya menuju digitalisasi tata kelolah air bersih Samarinda untuk jangka menengah dan panjang.

BACA JUGA :  Bentuk Pelanggaran Perda, Pemkot Samarinda Musnahkan 1.115 Botol Miras

“Kita semua tahu pelayanan air bersih masih belum berjalan secara maksimal, selain itu ada 14 ribu calon pelanggan baru yang masih belum dilayani, termasuk masalah kekeruhan air belum bisa juga tuntas,” sebut AH dalam postingan tersebut.

Dirinya menilai jika tidak mungkin dengan keinginan perbaikan pelayanan bagi masyarakat semua bertumpu pada APBD, apalagi masih dalam situasi pandemi COVID-19, peran investasi sangat strategis dan vital bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi khusnya Kota Samarinda.

Selain permasalahan air bersih, yang kedua AH menuliskan jika saat ini kebutuhan akan pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) manjadi sangat penting, karena Wali Kota Samarinda tersebut sudah memutuskan akan menutup dan memindahkan TPA Bukit Pinang. Termasuk armada roda 3 untuk alat transportasi angkutan sampah dari lingkungan Rt ke TPS, penambahan armada mobil untuk angkutan dari TPS ke TPA juga tak kalah pentingnya mengingat kebutuhan akan industri pengolahaan sampah yang berkelanjutan (sustainable process).

BACA JUGA :  Samarinda Masih Zona Merah, Jaang Tak Izinkan Perbelakuan Berlajar Tatap Muka

“Bisa dibayangkan kita butuh uang sangat besar, mustahil semua bisa didanai oleh APBD Kota Samarinda, sehingga kerjasama B to B atau G to G dengan pihak swasta atau global fundraising akan sangat membantu,” sebutnya.

Sedangkan yang ketiga, Andi Harun untuk bidang lain di luar urusan air bersih dan sampah yang saat ini tengah didesain platform-nya dan juga menjajaki jaringan investasi swastanya.

Diungkapkan AH, bahwa kamarin sebelum bertemu dengan calon investor, dirinya dan jajaran Pemkot Samarinda diundang oleh Perumdan Kertaraharja Kabupaten Tangerang.

“Sungguh luar biasa selain top dalam pelayanan kepada masyarakat juga jago urusan bisnis yang mampu setiap tahun menyumbang PAD (deviden) dengan rata-rata 25 Milyar setiap tahun kepada APBD Kab. Tangerang,” ungkapnya.

Dengan itu,ia mendandaskan bahwa Pemkot sanat optimis akan menuju Samarinda Kota Pusat Peradaban, yang indikatornya makin membaiknya pelayanan publik dan makin sehatnya Perumdan/Perserodanya (BUMD).

“Sahabatku, kami butuh waktu untuk lebih membuktikannya, tentu semua atas ijin Allah,” tulisnya AH mengakhiri.

No More Posts Available.

No more pages to load.