Ciptakan Regenerasi Atlet, Pengkot TI Samarinda Gelar Kejuaraan Taekwondo Wali Kota Open 2021

oleh -8 views
Ketua Taekwondo Samarinda Andi Muhammad Afif Raihan Harun

SAMARINDA.apakabar.co– Pengurus Kota (Pengkot) Taekwondo Indonesia (TI) Kota Samarinda menggelar kejuaraan Taekwondo Se- Kaltim yang dilaksanakan di Dojang Taekwondo, kompleks Folder Air Hitam Samarinda, Sabtu (18/9/2021).

Kejuaraan yang bergelar Taekwondo Turnamen Wali Kota Open 2021 tersebut berlangsung selama lima hari, yang dimulai sejak tanggal 15 hingga 19 September 2021.

Dalam sambutanya, Ketua TI Samarinda Andi Muhammad Afif Raihan Harun mengatakan bahwa dalam kejuaraan tersebut diikuti oleh 14 club di Kaltim, yakni dari Kutai Kartanegara,Penajam Paser Utara, Samarinda dan Kabupaten Berau.

“Kejuaraan yang kami laksanakan ini sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat dan setiap peserta, pelatih, official, panitia, serta wasit dilakukan swab antigen sebelum melaksanakan kegiatan,” ucapnya.

BACA JUGA :  UKT Kuartal I 2020 Pengkot TI Samarinda, ARHA : Kita Akan Ciptakan Atlet-Atlet Masa Depan Kaltim

Ia berharap melalui kejuwaraan ini pula akan lahir regenerasi atlet yang dapat mengharumkan Kota Samarinda khsusunya Kaltim bahkan Nasional.

“Kejuaraan ini merupakan agenda Pengkot TI Samarinda yang akan rutin digelar setiap tahunnya dan juga sebagai ajang mengukur kemampuan para atlet melalui kejuaraan resmi,” sebutnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi Wongso yang hadir untuk membuka kejuaraan menyebut bahwa Taekwondo saat ini menjadi olahraga yang populer dibanyak negara.

Melalui kejuaraan ini pula nantinya akan muncul bibit-bibit atlet baru yang berkualitas. Menang dan kalah merupakan hal yang biasa dalam sebuat kompetisi.

“Juga dalam rangka mengevaluasi apakah sejauh ini latihan yang dilakukan sesuai denga harapan atau tidak,”sebutnya.

BACA JUGA :  Kembali Lakukan Aksi Demontrasi, Jamper Desak Kejati Kaltim Usut Tuntas Dugaan Bantuan Penunjang Operasional Tahun 2012/2013

Ia juga menegaskan jika turnamen olehraga yang digelar merupakan salah satu bentuk pembinaan dan memerikan kesempatan bagipara atlet untuk mengukur kemampuan.

“Bukan menang atau kalah, tapi soal bagaimana memanfaatkan pertandingan ini secara sportif dan dapat mengambil hikmah dibalik pertandingan,” pungkasnya.