Gerak Cepat, Pemkot Samarinda Salurkan Bantuan Sembako Bagi Masyarakat Yang Terdampak Banjir dan Tanah Longsor

oleh -14 views
Sembako Yang Disalurkan Pemkot Samarinda Terhadap Masyarakat Yang Terdampak Banjir dan Tanah Longsor, Senin (30/8/2021)

SAMARINDA.apakabar.co– Pasca hujan deras yang mengguyur Samarinda, pada Minggu (29/8/2021) kemarin sejumlah kawasan di empat Kecamatan saat ini masih terdampak banjir dan tanah longsor.

Dari informasi yang diterima apakabar,co  jika wilayah Kecamatan Palaran, Sei Kunjang, Loa Janan Ilir dan Samarinda Ulu adalah wilayah yang terdampak dari bencana tersebut.

Dalam hal ini Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bergerak cepat memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak dimasing-masing kecamatan. Pemkot mendistribusikan bantuan sekitar 700 paket sembako yang akan dibagikan di empat kecamatan tersebut.

Melalui Kapala bagian (Kabag) Kesra Pemkot Samarinda Abdul Jami, pendistribusian paket sembako dilakukan di masing-masing kecamatan sesuai dengan data yang dihimpun camat.

Penyerahan Bantuan Sembako Secara Simbolis Kepada Camat Palaran, Samarinda Ulu, Sei Kunjang dan Loa Janan Ilir

“Untuk keseluruhan dari masing-masing kecamatan yang terdampak akan disalurkan sejumlah 700 paket yang akan dibagikan di empat kecamatan pada hari ini,” ucapnya, Senin (30/8/2021).

Bantuan Pemkot Samarinda secara simbolis diambil oleh masing-masing Camat yang kemudian akan langsung dibagikan ke warga masyarat yang terdampat berdasarkan data dari Kecamatan.

Masyarakat di Empat Kecamatan Terima Bantuan Sembako

Dikonformasi saat mengambil paket bantuan, Camat Loa Janan Ilir-Syahrudin mengatakan bahwa jika pihaknya telah mengusulkan dari total 630 dari yang terdampak tapi saat ini sementara yang diterima sebanyak 200 paket yang kemudian akan menyusul sisanya.

Peket bantuan itu akan diberikan kepada yang benar-benar terdampak atas musibah banjir yang ada saat ini.

“Karena susuai dengan yang ada, nanti akan ditambah lagi,” sebutnya.

BACA JUGA :  Pemberitaan Tolak PPKM Darurat Tidak Benar, Andi Harun Beri Penjelasan Sebenarnya

Dalam pendistribusian peket nanti,  diakuinya jika pihaknya akan melihat kondisi terlebih dahulu karena faktor cuaca saat ini tidak menentu, namun ditegaskannya jika pihaknya akan mengupayakan langsung hari ini juga akan dibagikan kepada warga.

“Pendistribusian akan dibantu oleh tim relawan, RT dan dibantu Kelurahan. Pada saat banjir kemarin semua kelurahan terdampak tapi ada dua kelurahan yang masih terdampak sampai hari ini yakni, Kelurahan Simpang Tiga dan Tani Aman,” ucapnya.

Untuk diwilayah Palaran, berdasarkan informasi yang diterima melalui Camat Palaran Suwarso jika korban yang terdampak di dua kelurahan jumlah nya159 Kepala Keluarga (KK) yakini Kelurahan Handil Bakti dan Bukuan.

Pendistribusian peket akan dilihat dari kondisi cuaca, karena disebutkan Suwarso jika berdasarkan informasi yang ia dapat melalui tim dilapangan air sungai sedang naik sehingga banjir masih menggenangi rumah warga.

“Pokoknya kita ingin secepatnya, kalau malam ini bisa dilakukan kita akan distribusikan secapatnya bantuan ini,” ucapnya.

Diakui Suwerso bahwa sembako merupakan bantuan yang paling urgensi, karena sekitar 159 rumah tersebut benar-benar terdampak karena  banjir menggenangi rumah mereka, sehingga mereka tidak bisa masak dan berbelanja dikarenakan kedalaman air hingga 110 cm.

Ia juga menyebut jika terdapat sekitar 10 KK yang terdiri dari lansia dan balita yang diungsikan ketempat yang lebih aman, sementara yang dewasa tetap bertahan.

Dalam pantauannya dilapangan, warga saat ini ada yang langsung melakukan kerja bakti untuk membersihkan kotoran yang menutup alairan drainase.

BACA JUGA :  Resmi! Presiden Teken PP Kebiri bagi Predator Seksual Anak

“Sejak tadi malam relawan sudah bergerak untuk mengindentifikasi titik banjir, memantau dan langsung melaporkan secepatnya kondisi dilapangan,” ucapnya pada media.

Sementara itu di Kecamatan Samarinda Ulu melalui Muhammad Fahmi selaku Camat mengatakan jika wilayahnya terdapat beberapa titik longsor yakni Kelurahan Bukit Pinang dan Kelurahan Gunung Kelua.

Sedangkan titik banjir ada sekitar 23 titik banjir di wilayah Samarinda Ulu.

Secara keseluruhan rata-rata banjir di wilayah yang merupakan pusat Kota Tepian terjadi di jalan-jalan. Namun yang mengenai rumah warga akibat jebolnya folder terjadi di RT 13 dan 12 kelurahan Bukit Pinang.

Sedangkan untuk wilayah Kecamatan Sei Kunjang dikonfrirmasi melalui Jumar selaku Camat menyebut bahwa di wilayahnya pada saat banjir kemarin hampir semua warga di Kecamatan Sei Kunjang kebanjiran, tapi saat ini sudah surut semua. Kondisi air pada saat itu menyebar hampir diseluruh wilayah.

Diinformasikanya juga bahwa saat ini warga sudah membersihkan rumahnya masing-masing usai kebanjiran.

“Diwilayah Loa Buah sendiri berdasarkan informasi dari Lurah ada sekitar 200 rumah tapi saat ini sudah nomal dan untuk Loa bahu sekitar 100 rumah juga saat ini sudah normal kembali,” ucapnya.

“Dari yang kami data untuk menerima bantuan ada sekitar 530 rumah cuma sementara ini kami mendapatkan bantuan hanya 200 yang akan kami bagi di empat kelurahan yakni Loa Bakung, Loa Buah, Loa Bahu dan Karang Asam Ilir dengan jumlah sekitar 80 R,” pungkasnya.