JAKARTA – Mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menyampaikan kebiasaan konsumsi sehari-hari, seperti minum kopi hingga hingga gorengan, memiliki keterkaitan dengan alih fungsi kawasan hutan.
Menurutnya, perubahan fungsi hutan tidak selalu dapat disederhanakan sebagai tindakan perusakan semata. Bahkan, sebagian hutan beralih menjadi kebun kopi atau perkebunan kelapa sawit untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat.
“Ada yang bilang, ‘Oh ini akibat hutan ditebangi,’ mungkin. Tapi kemudian jangan pukul rata. Karena selagi kita masih suka minum kopi, ada hutan yang berubah jadi kebun kopi. Kita makan gorengan, ada hutan yang berubah menjadi kebun sawit,” Ungkap Hasan, dikutip dari kanal YouTube Hasan Nasbi, Sabtu (13/12/2025) lalu.
Hasan juga menyoroti penggunaan berbagai produk modern yang tak terlepas dari eksploitasi sumber daya alam. Dirinya mencontohkan cangkir kopi berbahan logam yang digunakannya, serta telepon genggam yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat saat ini.
“Ini kan macam-macam bahannya, dan ini enggak turun dari langit. Ada perut bumi yang digali untuk kita bisa punya HP. Bahkan ketika orang marah-marah soal hutan ditebang, jari yang dipakai itu pun memegang sesuatu yang berasal dari hasil mengeruk perut bumi,” Jelas Hasan.
Sebaliknya, penebangan diperbolehkan di kawasan hutan yang telah ditetapkan sebagai hutan tanaman industri atau kawasan perkebunan, sesuai dengan peruntukannya.
“Kalau hutannya sudah ditetapkan sebagai kawasan tanaman industri, berarti hutannya boleh ditebang dan boleh ditanam tanaman lain untuk kebutuhan produksi. Kalau sudah menjadi kawasan perkebunan, ya dia jadi perkebunan,” Pungkas Hasan. (*)




