Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kabar Terkini

Sesuai Filosofi Bermasyarakat, Taman Tepian Mahakam Resmi Diberi Nama ‘TAMAN BEBAYA’

208
×

Sesuai Filosofi Bermasyarakat, Taman Tepian Mahakam Resmi Diberi Nama ‘TAMAN BEBAYA’

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Samarinda Andi Harun Beserta Jajaran Pemkot Samarinda Tinjau Taman Yang Resmi Diberi Nama Taman Bebaya, Senin (1/11/2021)

SAMARINDA.apakabar.co– Wali Kota Samarinda Andi Harun resmi memberi nama taman buah yang berapa di Tepian Samarinda dengan nama Taman Bebaya. Pemberian nama itu disampaikan Wali Kota saat melakukan tinjuan ke lokasi taman dalam rangka pengecekan persiapan pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Regional Kalimantan yang salah satu lokasi acaranya di taman tersebut, Senin (1/11/2021).

Kepada media disela-sela tinjuan Andi Harun mengatakan bahwa pengambilan nama Bebaya itu berdasarkan filosfi kehidupan bermasyarakat yang dalam arti bahasa Kutai adalah bergotong-royong.

Dirinya menyebut jika Kota Samarinda tidak bisa dilepaskan kelahiran dan pembentukannya oleh kerajaan Kutai Ing Martadipura, sehingga sedapat mungkin secara historis ia selalu menghubungkan antara Samarinda dengan Kutai.

Taman Tepian Mahakam Reesmi Diberi Nama Taman Bebaya Yang Artinya Bergotong Royong

“Saya hanya hanya ingin memberi pesan kalau kota ini mau maju, tertata rapi, produktif secara ekonomi dan berdaya saing maka kata kuncinya adalah bergotong royong, bersama-sama membangun kota ini adalah pesannya,” ucapnya.

Terkait rangkian pelaksanaan Raker Apeksi Regional Kalimantan, ia mengatakan bahwa dilokasi Taman Bebaya tersebut akan dilakukan penanaman pohon oleh 10 Wali Kota se Kalimantan yang tergabung dalam regional V keanggotaan Apeksi.

“Rencannya kita pagi akan star dengan melaksanakan gowes dan finis dilokasi Taman Bebaya, setelah itu dirangkaikan dengan penanaman pohon oleh 10 Wali Kota,” sebutnya.

Taman Bebaya nantinya juga akan menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Festival Mahakam 2021. Disebutkan orang nomor satu di Pemkot Samarinda itu juga jika setelah pelaksanaan kemungkinan akan dibuka sambil berjalan disempurnakan penataannya.

“Kita akan mulai buka sambil melakukan penataan, saat ini sudah ada parkir geat nya,tidak boleh ada parkir dipinggir jalan dan tidak ada PKL di dalam. Kedepan kita akan buatkan lapak PKL disebelahnya dengan tetap kita yang atur penataannya,” pungkasnya.