Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kabar Terkini

Heboh Isu Penculikan Anak di Samarinda, Kapolresta Samarinda Imbau Masyarakat Bijak Dalam Menyebarkan Informasi

282
×

Heboh Isu Penculikan Anak di Samarinda, Kapolresta Samarinda Imbau Masyarakat Bijak Dalam Menyebarkan Informasi

Sebarkan artikel ini
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam penyebaran Informasi (FOTO ; IST)

apakabar.co — Samarinda, Belakangan ini kasus penculikan dan perdagangan anak terjadi di berbagai tempat di Nusantara. Tak terkecuali Samarinda, beberapa hari lalu Senin (30/1/2023), tersiar kabar bahwa telah terjadi penculikan anak di Kecamatan Samarinda Seberang dan Samarinda Utara.

Setelah dikonfirmasi kabar tersebut ternyata hanyalah hoax.

Karena itu Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadly kembali mengimbau masyarakat untuk lebih cerdas menata informasi di era digital saat ini.

“Mesti cerdas. Lebih teliti lagi (menerima kabar yang meresahkan),” imbau Ary Fadli, Selasa (31/1/2023).

Namun, Ary Fadli mengatakan jika ada kasus penculikan anak. Sebaiknya orang tua segera melaporkannya ke pihak berwajib.

“Bukan malah membagikan ke orang lain yang mugkin malah dapat menimbulkan keresahan,” katanya.

“Kalau ada kejadian segera laporkan agar segera juga ditindaklanjuti. Jangan tidak melaporkan, tapi menyebarkan informasi atau berita yang mungkin kira-kira itu belum bisa dipastikan. Jadi, mari sama-sama menjaga dan meredam,” katanya lagi.

Ary Fadli tak menampik kekhwatiran warga mungkin saja kejadian terjadi di luar Samarinda dan Kaltim bisa jadi memprihatinkan, akan tetapi hal tersebut tidak dibenarkan langsung begitu saja. Karena setiap penyebaran informasi harus terlebih dahulu diverifikasi kebenarannya.

Alih-alih menyebarkannya sehingga menciptakan teror dan ketakutan pada orang lain.

“Ada sebaran video yang sudah kami klarifikasi bahwa itu hoaks (kabar bohong). Saling mengingatkan saja, saling menjaga. Ada yang tahu sebaran informasi tidak langsung menyebarkan ulang. Jadi mungkin bisa ditanya, dicek, apakah anda sudah pastikan kebenarannya sebelum menyebarkan informasi ini dan itu,” harap polisi nomor satu di Samarinda itu.

POlresta Samarinda belum ada meneriam laporan resmi dari masyarakat terkait dugaan upaya penculikan.

Oleh karena itu masyarakat harus memahami bahwa sumber informasi resmi berasal dari Pemerintah, Sekolah, dan aparat keamanan. (Redaksi)