Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kabar Terkini

Inovasi Terbaru Tingkatkan UMKM, Pemkot Samarinda Resmi Luncurkan Aplikasi Bebaya Mart

218
×

Inovasi Terbaru Tingkatkan UMKM, Pemkot Samarinda Resmi Luncurkan Aplikasi Bebaya Mart

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Samarinda Andi Harun Menjadi Narasumber Seminar Peningkatan UMKM Sekaligus Meresmikan Aplikasi Bebaya Mart, Sabtu (4/12/2021)

SAMARINDA.apakabar.co– Kios inflasi digital yang merupakan bagian dari aplikasi Bebaya Mart produk buatan Diskominfo Samarinda resmi diluncurkan bersamaan dengan seminar yang digelar dengan tema peningkatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Tepian pada Sabtu, (4/12/2021) di Swiss-Belhotel Samarinda.

Fitur Kios Inflasi digital itu merupakan inovasi baru dari Pemkot Samarinda. Seperti yang dikatakan Wali Kota Samarinda Andi Harun bahwa sebelumnya kios inflasi hanya dilaksanakan secara offline. Kehadiran kios inflasi digital itu berangkat dari situasi pandemi Covid-19 yang saat ini belum sepenuhnya hilang.

“Kita ada tim inflasi daerah, itu lah yang melaksanakan, monitor, mengawasi, dan mengendalikan (inflasi). Ini bentuk inovasi baru agar kondisi inflasi kita terjaga dengan baik,” ucapnya.

Sementara itu, dilokasi yang sama Kabag Ekonomi dan SDA Pemkot Samarinda, Dinvi Kurniadi menjelaskan bahwa kios inflasi digital tak ayal seperti kios inflasi yang dilaksanakan pada tahun lalu dan itu merupakan program unggulan pihaknya di Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pemkot Samarinda.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun

“Dilaksanakan secara mobile, yang mana sebelumnya dilaksanakan di 11 titik. Pindah-pindah tempat, menggunakan kendaraan dan mengikuti di pasar tradisional,” jelasnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa kios inflasi merupakan ruang pasar yang menawarkan bahan-bahan pokok kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau. Namun, kios inflasi baru akan dioperasikan ketika harga-harga kebutuhan pokok melonjak naik menjelang hari-hari besar atau perayaan tertentu.

“Kios inflasi ini masuk di dalam aplikasi Bebaya Mart. Jadi kita harapkan warga-warga masyarakat bisa duduk manis santai dirumah dan masuk aplikasi Bebaya Mart, dan disitu ada Kios Inflasi digital,” paparnya.

Aplikasi Bebaya Mart nantinya akan dikelola oleh Perumda Varia Niaga yang saat ini masih bernama Perusahaan Daerah Pergudangan dan Aneka Usaha (PDPAU) Samarinda.

“Memang bagaimanapun tujuan kita BUMD adalah PAD. Tapi bagaimana mencari keuntungan itu tidak membebankan masyarakat yang lebih berat. Kalau ada keuntungan satu perak pun, tidak masalah. Yang penting inflasi ini bisa terkendali. Jadi kenaikan harga bisanya ada permainan dari tengkulak, itu yang kita tekan,” pungkasnya.