“Mereka orientasinya adalah bisnis, mereka juga harus tahu pemerintah butuh dana investasi berapa. Teknis dan keuangan menentukan nilai dan bentuk investasi mereka nanti,” jelasnya.
Disebutkan juga oleh orang nomor satu di Pemkot Samarinda tersebut jika selama melakukan pertemuan konsolidasi pihak dari Korea Selatan sangat serius dalam rencana investasi di Kota Tepian terutama di sektor air bersih, bahkan kemungkinan Pemkot akan melakukan penjajakaan kerjasama dibidang citigas dan sampah.
Untuk itu, kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, AH menginstruksikan untuk segera merespons. Karena Pemkot Samarinda sangat beruntung mendapatkan manfaat tersebut.
“Tidak banyak daerah yang mendapatkan manfaat ini. Tentu tidak akan ada lagi APBD yang kita pakai,” ucapnya.
Namun AH masih belum membuka berapa nilai investasi dan titik lokasinya. Karena menurutnya masih dalam tahap awal pembahasan.







