Optimalkan Realisasi Anggaran Pemulihan Ekonomi, Pemkot Siap Kerjasama Dengan Kejari Samarinda

oleh -19 views
Wali Kota Samarinda Andi Harun Menemui Media Usai Menggelar Rapat Koordinasi Terkait Optimalkan Realisasi Anggaran Pemulihan Ekonomi, Selasa (3/8/2021)

SAMARINDA.apakabar.co– Wali Kota Samarinda Andi Harun mengelar rapat koordinasi bersama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda terkait Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Kota Samarinda melalui virtual, Selasa (3/8/2021).

Usai menggelar rapat kepada media, Andi Harun mengatakan bahwa rapat bersama Kejari Samarinda tersebut sebagai bentuk tindak lanjut  rapat bersama Presiden, Menko Perekonomian, serta Kejaksaan Agung berserta Kapolri. Selain itu rapat tersebut juga membahas terkait penyerapan anggaran di masing-masing dinas terkait pemulihan ekonomi di Kota Samarinda.

“Baru mencapai kurang lebih 20 persen,” ucapnya.

Andi Harun menjelaskan jika Kejari dalam kedudukannya sebagai jaksa pengecara negara bersedia memberikan bantuan hukum baik litigasi atau non litigasi (diluar pengadilan).

“Jika ada kendala dan hambatan terkait penerapan hukum administrasi ataupun hukum keuangan sehingga daya serap bisa semakin besar disemua dinas dilingkungan Pemkot Samarinda yang memiliki alokasi anggaran untuk kegiatan pemulihan ekonomi maupun kegiatan penunjang yang ikut menunjang kegiatan pemulihan ekonomi,” jelasnya.

BACA JUGA :  Wali Kota Samarinda Pantau Kegiatan Bersih Pasar Pasca Ramadan dan Idulfitri

Sementara itu, Selaku Seketaris Daerah (Sekda) Pemkot Samarinda Sugeng Chairuddin memaparkan jika realisasi Pemkot Samarinda hanya 20 persen saja terhadap anggaran DID yakni berjumlah sekitar Rp 27 Miliar.

“Karena anggarannya ini baru turun Mei-Juni. Ini hasil dari Peraturan Menko PMK Nomor 17 Tahun 2021 tentang refocusing dan relokasi, yang terakhirlah. Jadi, baru sebulan. Kedua, kan tidak bisa serta merta kecuali Dinas Kesehatan 33 persen memang perlu. Kalau yang lain, kan perlu ada disusun ulang,” sebutnya.

Disampaikannya juga jika dalam waktu dua hari kedepan Pemkot akan mengundang Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mendaptkan dana untuk dievaluasi.

“Saya laporkan secara tertulis pada pak Wali Kota paling lambat hari Jumat dan hari senin pekan depan akan dilaporkan ke Kejaksaan, sehingga apabila ada hal-hal yang seperti beliau katakan perlu disupport oleh kejaksaan. Untuk urusan diluar pengadilan, Kejaksaan akan membantu sepenuhnya,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Pastikan Keamanan Jelang Idulfitri, Wali Kota Samarinda Tinjau Beberapa Titik Pos Operasi Ketupat

Delapan OPD dilingkup Pemkot Samarinda yang menerima DID Penanganan Pemulihan Ekonomi Nasional :

  1. Dinas Pariwisata dengan anggaran Rp 1.911.615.018,- dan realisasi Rp 3.027.405.015,- atau 15%
  2. Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah mempunyai pagu anggaran Rp 2.068.577.833,- dengan realisasi Rp477.249.350,- atau Rp 23%
  3. Dinas Perdagangan dengan anggaran Rp 4.616.347.150,- dan realisasi Rp 403.170.100,- atau 8%
  4. Dinas Perindustrian memiliki anggaran Rp1.798.627.897,- dengan realisasi Rp 399.759.800,- atau 22%
  5. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu memiliki anggaran Rp 1.407.419.000,- dengan realisasi Rp 133.849.950,- atau 9%
  6. Dinas Ketahanan Pangan memiliki anggaran Rp 3.027.647.625,- dengan realisasi Rp 783.485.700,- atau 25%
  7. Dinas Perikanan memiliki anggaran Rp 638.109.500,- dengan realisasi Rp 186.246.800,- atau 29%
  8. Dinas Pertanian memiliki anggaran Rp 3.689.576.095,- dengan realisasi Rp 592.012.565,- atau 16%.