Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kabar Terkini

Pemkot Samarinda Uji Coba Layanan Doctor On Call Bulan Depan

385
×

Pemkot Samarinda Uji Coba Layanan Doctor On Call Bulan Depan

Sebarkan artikel ini
Pembahasan Rencana Ujicoba Doctor On Call Oleh Kepala Dinkes Bersama Wakil Wali Kota Samarinda, Selasa (23/11/2021)

“Untuk tim dokter on call ini sendiri meliputi 1 orang dokter umum, 1 orang perawat atau bidan (tergantung kasusnya) dan 1 orang supir ambulan dengan pelayanan setiap hari dibagi 3 shift yakni mulai pagi pukul 07.30-14.30 kemudian sore pukul 14.30-22.30 dan malam pukul 22.30-07.30,” jelasnya.

Untuk mekanisme alur pelayanan, dirinya menyebut jika masyarakat bisa menghubungi call center di masing-masing Puskesmas yang mewakili Kecamatan yang ada diwilayahnya dengan nomor telepon yang sama untuk penanganan Covid-19 di setiap Puskesmas.

“Jadi warga yang merasa ada keluhan gawat darurat bisa langsung menelpon petugas doctor on call, kemudian dokter akan melayani melalui konsultasi terlebih dahulu via telemedicine untuk menanyakan apa keluhannya dan apa yang dirasakan. Setelah itu dokter akan menentukan apakah kasus tadi tergolong gawat darurat atau tidak. Jika tidak dianggap gawat darurat maka pasien akan diarahkan cukup dengan berkunjung ke puskesmas saja, dan apabila gawat darurat maka tim doctor on call yang akan mengunjungi pasien untuk melalukan pemeriksaan pertolongan pertama,” katanya.

Pihaknya juga telah menetapkan 10 kasus yang perlu mendapat pertolongan darurat pada awal uji coba kali ini seperti pendarahan berat, patah tulang terbuka, hilang kesadaran, sesak napas berat, kejang, cidera kepala berat, nyeri dada hebat, dehidrasi berat, sumbatan jalan napas dan henti napas.

Wakil Walikota Samarinda, Rusmadi sendiri menyambut positif hadirnya program doctor on call ini, karena jelas dia program tadi merupakan salah satu program unggulan dimasa kepemimpinan Wali Kota Andi Harun bersama dirinya.