,

Tahapan Verifikasi Administrasi Jalur Perorangan, KPU Samarinda Sebut Ribuan Berkas TMS

oleh -981 views

apakabar.co – Samarinda. Tahapan verifkasi administrasi pasangan Bakal calon walikota dan wakil walikota Samarinda jalur perseorangan yang dikerjakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda, ribuan berkas dinyatakan tidak memenui syarat (TMS).

Hal ini diungkapkan oleh ketua KPU samarinda Firman Hidayat, saat ditemui di Kantor KPU Kaltim, Jalan Basuki Rahmat, pada Selasa (17/3/2020).

“Pasangan Zaiarin Sarwono sekitar 1500-an yang tidak memenuhi syarat (TMS), terus Parawansa-Markus itu ada 9.000an TMS,” kata Firman, sapaannya.

Firman menegaskan, hasi alhir verifikasi administrasi akan diumumkan paling lambat 25 Maret 2020 nanti. Setelah verifikasi administrasi, akan dilanjutkan verifikasi faktual.

artinya, potensi berkas dukungan berstatus TMS bagi pasangan Zairin-Sarwono dan Pasangan Parawansa-Markus akan terus bertambah.

BACA JUGA :  Tiga Poin Penting PKS Dukung Andi Harun- Rusmadi di Pilkada Samarinda 2020

“Untuk memastikan jumlah TMS hasil verifikasi administrasi, akan kita bawa lagi ke disdukcapil. Memastikan data yang MS (memenuhi syarat) apakah sudah sesuai,” jelas Firman.

Penyebab ribuan berkas TMS, kata Firman, diantaranya adalah dukungan ganda, surat keterangan pengganti E-KTP yang sudah kedaluwarsa, perbedaan data dengan formulir dukungan, tidak adanya surat dukungan, termasuk ditemukannya data dukungan dari pihak aparatur sipil negara atau ASN.

Pada tahapan verifikasi administrasi, kata Firman, adanya surat dukungan berstatus TNI/Polri, ASN masih masuk kategiru MS. Sebab KPU Samarinda akan verifikasi faktual, untuk memastikan apakah dukungan dari ASN yang diserahkan merupakan pensiunan atau masih aktif.

“Untuk saat ini kami belum tahu statusnya pensiunan atau aktif. Akan kami ketahui saat verifikasi faktual,” jelas Firman.