Pantau Langsung Vaksinasi Massal, Wali Kota Samarinda Sebut Kesadaran Masyarakat Sangat Tinggi

oleh -31 views
Wali Kota Samarinda Andi Harun Pantau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi , Rabu (28/7/2021)

SAMARINDA.apakabar.co– Wali Kota Samarinda Andi Harun berkesempatan untuk memantau pelaksanaan vaksinasi dosis kedua yang digelar Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Stadion Sempaja, Rabu (28/7/2021).

Disela-sela pemantauan, kepada media Andi Harun mengatakan bahwa Kodim hari ini melakukan vaksinasi dengan jumlah 700 yang target terakhirnya tergantung pemerintah pusat karena distribusi vaksin dilakukan secara bertahap.

“Mudah-mudahan sesuai dengan pidato bapak Presiden sejak 1 Agustus distribusi vaksin selain volumenya makin besar, juga akan makin lancar dari berbagai jenis vaksin ada sinovac, moderna, dan sebagainya,” ucapnya.

Terkait kendala Andi Harun menyebut bahwa sebenarnya tidak ada namun karena memang jumlahnya yang masih datang terbatas sehingga harus mendistribusikan nya secara proporsional agar merata

BACA JUGA :  Kursi Ketua Komisi III DPRD Samarinda Digoyang, 8 Anggota Dewan Tanda Tangani Mosi Tidak Percaya

“Jadi kalau vaksin nya sudah datang dalam jumlah besar kalau di tempatnya pak dokter Ismed di Dinas Kesehatan (Dinkes) kita tidak pernah stock, ada langsung kita habiskan,” ujarnya.

Wali Kota Samarinda Andi Harun

Selain itu, disampaikan AH biasa Andi Harun disapa bahwa kesadaran masyarakat  akan vaksinasi sangat tinggi. Pihaknya saat ini masih menunggu distribusi vaksin yang makin besar masuk untuk segera dilakukan vaksinasi massal untuk mencapai apa yang ditarget kan oleh Presiden dan Pemerintah Nasional yakni diatas 70 persen.

“Di Samarinda saat itu diperkirakan telah terdistribusi 16-17 persen, dan kita tak pernah stok, jadi begitu ada langsung kita habiskan. Untuk hari ini sementara dilakukan oleh TNI. Pokoknya begitu ada kita konsen lagi,” sebutnya.

BACA JUGA :  Pemkot Samarinda Serahkan 100 Ton Beras Bagi Warga Kurang Mampu

Sementara itu, Danramil Samarinda Utara, Mayor INF Surono dikesempatan yang sama menyebut bahwa hari ini vaksin dilaksanakan yang kedua, yang pertama masyarakat kita minta untuk kembali karena vaksin yang ada kita siapkan 1400 yang mana untuk hari ini 700 dan besok 700.

Sedangkan untuk masyarakat yang belum melakukan vaksin disebutkan nya tidak dapat menerima vaksin pada hari ini.

“Posisi vaksin yang kedua ini saja hanya tersiapkan 1400 sedangkan yang harus divaksin sampai tanggal 29 adalah 8000 jadi masih ada kekurangan vaksin sehingga masyarakat yang tidak melaksanakan vaksin yanc pertama kita tidak melayani,” pungkasnya.