Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kabar Terkini

Tanamkan Hidup Bersih Sejak Dini, Bunda PAUD Bersama Ratusan Anak Gelar Aksi Memungut Sehelai Sampah

209
×

Tanamkan Hidup Bersih Sejak Dini, Bunda PAUD Bersama Ratusan Anak Gelar Aksi Memungut Sehelai Sampah

Sebarkan artikel ini
Rinda Wahyuni Andi Harun Bersama Anak-Anak Melakukan Aksi Gerakan Memungut Sehelai Sampah Dalam Rangka HUT Pemkot dan Kota Samarinda, Kamis (19/1/2023)

SAMARINDA.apakabar.co- Gerakan Memungut Sehelai Sampah Serentak menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda ke 63 dan Kota Samarinda ke 344.

Berbeda dari sebelumnya, akai gerakan tersebut kini mengajak anak-anak PAUD/TK se kota Samarinda dengan tema Kamis Ceria, yang digelar pada, Kamis (19/1/2023) di TK Unggul Bharata Jalan Marsda A Saleh Samarinda Ilir dan Kelompok Bermain (KB) Budi Bakti kecamatan Samarinda Kota.

Sebanyak 27 PAUD/TK di 10 kecamatan se Kota Samarinda ikut terlibat dalam aksi gerakan memungut sehelai sampah.

“Awalnya kita akan melaksanakan di outdoor. Tapi berhubung hujan, kita sudah instruksikan semua Bunda PAUD lainnya untuk mengalihkannya menjadi bersih-bersih di dalam ruangan, kasihan anak-anak kita. Yang penting maknanya anak-anak menyadari arti dari kebersihan. Mencintai lingkungannya, menjaga lingkungannya menjadi bersih, menjadi sehat,” ucap Rinda Wahyuni Andi Harun.

Menurut, Rinda Wahyuni Andi Harun membiasakan hidup bersih harus diberikan sejak dini. Tidak hanya di rumah, tapi juga di sekolah. Karena dengan hidup bersih, hidup menjadi sehat dan melatih anak disiplin serta bertanggung jawab.

“Juga membuat mereka lebih peka atau peduli pada lingkungan mereka berada,” sebutnya.

Selain mengajak anak-anak untuk berperilaku hidup bersih juga dilakukan penanaman bibit kelor, dimana menurut Rinda memilih tanaman jenis ini karena mudah tumbuh dan berjuta khasiat.

“Tumbuhnya sangat mudah sekali dengan batangnya ditancapkan dalam waktu 1 bulan sudah tumbuh. Daun kelor ini mengandung banyak manfaat, antioksidanya sangat tinggi sekali, anti peradanganya tinggi, vitaminnya pun sangat tinggi sekali. Untuk kanker, jantung, apalagi gula dan juga DHA untuk anak-anak,” ungkapnya.

Dirinya mengakui bahwa menjadikan daun kelor sebagai salah satu makanan yang kami rekomendasikan bagi anak-anak stunting dan memerangi kasus stunting.

Untuk itu, Rinda Wahyuni Andi Harun melanjutkan selain aksi gerakan memungut sehelai sampah juga dilakukan Gerakan Menanam Bibit Pohon Kelor.
Di bagian akhir Rinda menekankan pentingnya mencetak generasi yang berakhlak disamping kecerdasan intelektual.

“Akhlak ini penting. Sampai ada pepatah, seorang ibu bisa membesarkan 10 orang anak. Tapi 10 orang anak belum tentu bisa merawat ibunya. Jadi akhlak ini penting, penting dan sangat penting sekali. Dari sekarang siapkan anak-anak kita untuk 20 tahun kedepan menjadi yang terbaik,” pungkasnya.