Wali Kota Samarinda Upayakan Pembersihan Jalan, Akses Teluk Bajau Ditutup Lima Hari

oleh -31 views
Wali Kota Samarinda, Andi Harun Meninjau Titik Longsor di Teluk Bajau, Mingg (18/4/2021)

SAMARINDA.apakabar.coWali Kota Samarinda Andi Harun turun langsung kelapangan untuk meninjau titik lokasi longsor Teluk Bajau, Kelurahan Mangkupalas, Kecamatan Samarinda Seberang, Minggu (18/4/2021).

Andi Harun mengatakan bahwa saat ini kondisi tanah di lokasi longsor masih menutupi jalan, terlebih saat sedang hujan. Bahkan lumpur yang menutupi badan jalan kerap menyebabkan kendaraan terjatuh.

“Jalannya ditutupi tanah, sejak saya tadi kunjungan sudah belasan kendaraan yang terjatuh,” ucapnya.

Saat ini jalur tersebut masih menggunakan satu badan jalan untuk dua jalur, namun terhitung, Senin (19/4/2021) hingga, Jumat (23/4/2021) akan dilakukan penutupan. Hal tersebut dilakukan untuk membantu pembersihan longsoran jalan dengan menurunkan eksavator dan dump truck.

“Kita berupaya melakukan pembersihan tanah longsor, minimal mengoperasikan 2 ekskavator dan minimal 6 dump truk, mudahan keadaannya jauh lebih baik dari hari ini,” sebutnya.

BACA JUGA :  Pemkot Samarinda Fasilitasi Vaksinasi 539 Calon Jamaah Haji

AH sapaanya menjelaskan bahwa meski bukan menjadi kewenangan Pemkot Samarinda dalam perbaikan penanganan longsor, namun yang turut merasakan sulitnya melintas adalah masyarakat Samarinda. Dia menilai jika kondisi seperti adalah keadaan darurat, meskipun masih banyak persyaratan yang belum memenuhi untuk dijadikan keadaan darurat.

“Semestinya Pemprov Kaltim bisa berkoordinasi dengan Kejaksaan untuk penanganan ini agar diprioritaskan dahulu,” tegasnya.

Ia berharap hadirnya kontribusi dan kebijakan dari Pemkot Samarinda dapat mengubah keadaan, setidaknya dapat mengurangi jumlah kecelakaan. Sementara itu terhadap penutupan yang dilakukan, ia turut mengucapkan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat yang terdampak, hal ini diambil merupakan upaya dari penanganan yang dilakukan.

“Sebagai Walikota Samarinda, saya mewakili Pemkot Samarinda meminta maaf atas keadaan yang terjadi di daerah Teluk Bajau Samarinda Seberang-Palaran. Semoga pembenahan mulai besok dapat mempercepat kelancaran dan mempekecil resiko kecelakaan pemakaian jalan tersebut,” ucapnya.

BACA JUGA :  Pusat Keluarkan Rekomendasi, Jembatan Mahkota II Belum Bisa Dibuka, Andi Harun Sebut Demi Keselamatan Warga

“Kita maksimalkan 5 hari bekerja secara full mempercepat pemindahan tanah serta memperbaiki kondisi sini. Pada jumat yg akan datang akan dibuka kembali dan mungkin keadaan jalan ini jauh lebih baik dari hari ini,” pungkasnya.