Hadiri Panggilan Bawaslu, Paslon Barkati-Darlis Tepis Dugaan Kegiatan Kampaye Diluar Jadwal dan Zona

oleh -95 views
Calon Walikota Samarinda Muhammad Barkati Saat Diwawancarai Media Usai Memberikan Keterangan Pada Bawaslu Samarinda Terkait Dugaan Pelanggaran Zona Kampaye, Kamis (1/1/2020)

APAKABAR.CO-SAMARINDA. Setelah sebelumnya Anggota DPRD Samarinda dipanggil oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Samarinda terkait dugaan pelanggaran kampaye diluar zona, Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Samarinda Barkati-Darlis juga ikut dipanggil untuk memberikan keterangan dugaan pelanggaran yang sama pada, Kamis (1/10/2020).

Pemeriksaan paslon dari Nomor Urut 1 aedikit mengalami kemoloran dari jadwal yang sudah ditentukan yakni pukul 10.00 Wita. Keduanya hadir dengan di dampingi ajudan masing-masing.

Usai memberikan keterangan dihadapan Bawaslu Kota Samarinda, kepada awak media ia menjelaskan kronologis kehadiran dirinya pada acara syukuran kelompok ibu-ibu senam pada, Minggu (27/9/2020) yang lalu.

“Pak Syahruddin itu bos ku waktu jual ikan. Masa aku diundang orang gak hadir,” kata Barkati saat diwawancara usai memberikan keterangan pada Bawaslu.

Calon Walikota yang didukung tiga partai besar tersebut juga menceritakan awal ia dipanggil Bawaslu. Ia membeberkan bahwa undangan tersebut sebenernya telah disampaikan padanya jauh-jauh hari, namun ia baru mendapat informasi akan ada syukuran komunitas senam salah satu rekannya di Kecamatan Samarinda Seberang sebelum pengambilan nomor urut paslon.

BACA JUGA :  Ketua Tim Paslon Nomor Urut 3 Akan Tuntut dan Laporkan Warga, Divisi Hukum Andi Harun-Rusmadi Siapakan Bantuan Hukum Gratis

“Siapapun namanya undangan selalu saya hadir. Namanya undangan tidak pernah ditolak. Yang penting ada undangan hadir,” ucapnya.

Terkait adanya spanduk yang terpasang saat acara, Barkati mengaku tidak mengetahui, namun ia menilai hal itu merupakan hak pemilik rumah.

“Namanya orang yang punya rumah mau pasang, biar 10, biar sekeliling rumahnya ada spanduk kan gak ada masalah,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Darlis Pattalongi yang merupakan Calon Wakil Walikota mendampangi Barkati saat di konformasi terkait hal yang sama menepis adanya kegiatan kampaye.

Ia mengatakan saat diperikasan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) ditanya dan apakah mengetahui bahwa jadwal kampanye saat itu bukan jadwal Samarinda Seberang, Darlis menjawab mengetahui.

BACA JUGA :  Kontrak Politik Paslon Andi Harun-Rusmadi Tegaskan Komitmen Pembangunan Tingkat RT

Namun, dalam hal ini ia memahami bahwa yang diatur KPU dalam masa kampanye adalah kegiatan yang direncanakan oleh Paslon atau timses yang dikemudian diketahui pihak kepolisian.

“Tapi karena undangan jadi tidak mencocokkan lagi. Sama dengan ketika menghadiri undangan pernikahan atau undangan majelis ta’lim meskipun itu di luar jadwal. Karena pemahaman kami yang diatur itu jadwal sosialisasi dan kampanye. Apakah jadwal itu diatur tim partai atau relawan,” terangnya.