Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Advetorial

Aliran Sungai di Pasar Kemuning Tersumbat, Andi Harun Instruksikan Dinas PUPR Analisa dan Segera Lakukan Normalisasi

186
×

Aliran Sungai di Pasar Kemuning Tersumbat, Andi Harun Instruksikan Dinas PUPR Analisa dan Segera Lakukan Normalisasi

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Samarinda, Andi Harun Bersama Jajaran OPD Pemkot Samarinda Saat Meninjau Lokasi Sungai Kemuning, Jumat (1/4/2022)

SAMARINDA.apakabar.co– Upaya-upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam melakukan perencanaan percepatan pembangunan infrastruktur terus dilakukan. Termasuk meninjau beberapa lokasi yang dianggap menghambat percepatan pembangunan tersebut, khususnya dalam penanggulangan dan penanganan banjir di Kota Tepian.

Aliran sungai yang berada di wilayah Kecamatan Sungai Kunjang, yakni Sungai Kemuning menjadi lokasi peninjauan yang dilakukan oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun beserta jajaran Pemkot Samarinda pada, Jumat (1/4/2022) pagi.

Dalam pantauan Andi Harun saat berada dilapangan, terdapat saluran sungai yang tersumbat dan mengganggu air yang menuju ke Sungai Mahakam. Bahkan pada saat itu juga dirinya memberikan instruksi khusus kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis untuk secepatnya melakukan kajian terkait konidis tersebut.

“Saya telah perintahkan Dinas PUPR beserta timnya untuk secepatnya turun untuk menganalisa aspek teknis rencana pekerjaan normalisasi sungai kemuning,” ucapnya.

“Tahun depan, rencana di APBD Perubahan untuk dilakukan normalisasi. Untuk kerjaan fisiknya di anggaran murni Tahun 2023,” sambungnya.

Selain sungai, Andi Harun dan jajaran Pemkot Samarinda juga meninjau keadaan pasar kemuning. Berdasarkan laporan terdapat pasar tumpah yang berlangung di pinggir jalan. Tinjuan yang dilakukan Wali Kota pada saat itu bertujuan untuk bersama-sama mencari solusi terbaik.

“Untuk normalisasi sungai dan membuat pintu air, karena saya melihat elevasi sungai mahakam lumayan dari arah posisi pasangnya sungai mahakam. Solusinya ada pintu air di depan, kalau ini lancar bukan berarti masalah selesai, kalau elevasi sungai mahakam naik dia akan lancar masuk ke dalam. dibutuhkan juga solusi paralel,” pungkasnya.