Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Advetorial

Anggaran Tahap Kedua Pro Bebaya Rp 25 Juta Akan Direalisasikan di APBD-P 2022

274
×

Anggaran Tahap Kedua Pro Bebaya Rp 25 Juta Akan Direalisasikan di APBD-P 2022

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Samarinda Andi Harun Saat Memberikan Sambutan Dalam Evaluasi Pilot Project Pro Bebaya

SAMARINDA.apakabar.co– Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kembali akan merumuskan terkait penambahan anggaran untuk program Pro Bebaya pada APBD (KUA)-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) untuk APBD Perubahan Tahun 2022.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun sedikit membeberkan program yang akan masuk dalam APBD-P Tahun 2022 nanti. Dirinya mengatakan bahwa pihaknya tidak memasukkan terlalu banyak kegiatan fisik di dalam APBD-P Tahun 2022. Pasalnya, waktu merealisasikan APBD-P terhitung pendek.

Sesuai dengan aturan yang berlaku, APBD-P bisa disahkan sekitar Bulan Agustus. Namun, Pemkot juga perlu tutup buku pada Bulan Desember. 

“Kita kemungkinan baru bisa mengesahkan pada Bulan Agustus. Belum perbaikan administrasi yang makan waktu juga satu bulan, bahkan bisa sampai 2 bulan. Sehingga waktunya itu hanya 2 bulan, maksimal 3 bulan. Sementara tanggal 15 Desember itu adalah tutup buku,” uangkapnya.

“Sangat riskan kalau kita alokasikan kegiatan ataupun anggaran yang berskala medium dan besar,” sambungnya.

Kembali dijelaskan Andi Harun bahwa dalam kondisi anggaran perubahan tahun 2022 ini, untuk kegiatan fisik paling tidak, proyek revitalisasi jalan yang didalam gang atau jalan kecil saja yang bisa masuk di APBD-P nanti. 

Tetapi, program paling utama yang akan masuk dalam APBD-P ini adalah Pro-Bebaya. Di Tahun 2022 ini seluruh RT di Samarinda bisa merasakan program Pro-Bebaya, yang mana disetiap RT mendapatkan anggaran sebanyak Rp 100 juta.

Alokasi anggaran Pro Bebaya pada tahun ini akan dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama, sebesar Rp 75 juta yang dialokasikan di APBD Murni Tahun 2022. Sedangkan untuk tahap kedua, sebesar Rp 25 juta yang digelontorkan di APBD-P Tahun 2022 ini. 

“Begitu pula kegiatan-kegiatan yang bersifat tugas-tugas utama atau fungsi utama pelaksanaan di masing-masing OPD yang menunjang kegiatan publik. Mungkin hanya itu yang bisa kita alokasikan,” ungkap AH biasa Andi Harun di sapa.

Untuk tahun 2023 nanti, Pemkot Samarinda akan menggenjot lebih maksimal, karena anggaran yang akan diterima jauh lebih besar.

“Mudah-mudahan ini bisa menambah volume kegiatan pembangunan infrastruktur di Samarinda pada Tahun 2023,” pungkasnya.