Tinjau Kebakaran di Lambung Mangkurat, Andi Harun Beri Bantuan Kepada Para Korban

oleh -11688 Dilihat
Andi Harun Saat Meninjau Lokasi Kebakaran, Kamis (11/6/2020)

APAKABAR.CO-SAMARINDA. Ketua DPD Partai Gerindra Kalimantan Timur (Kaltim) Andi Harun melakukan tinjuan langsung lokasi kebakaran di Jalan Lambung Mangkurat, Kamis (11/6/2020).

Andi Harun yang juga merupkan Bakal Calon Walikota pada Pemiliham Kepala Daerah (Pilkada) 2020 tersebut mendatangi korban kebakaran tepatnya di Gang Mastur. Di dampingi tim relawan Andi Harun bertemu langsung dengan para korban yang tempat tinggalnya ludes dilahap si jago merah pada, Sabtu (5/6/2020).

Masyarakat yang menjadi korban kebakaran tampak langsung menceritakan kondisi mereka pada pria yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Kaltim tersebut.

“Kami bingung harus tinggal dimana, untuk sementara kami terpaksa menumpang di rumah tetangga yang kebetulan tidak terkena kebakaran,” ucap salah satu korban kepada Andi Harun.

BACA JUGA :  Andi Harun Tinjau Langsung Kelayakan Gedung Dinas Milik Pemkot Samarinda

Dengan keluhan yang disampaikan kepadanya, AH sapaan akrabnya lantas memberikan semangat pada para korban, ia menyebut jika dibalik musibah yang dialami korban pasti akan ada rezeki luar biasa yang akan diberikan dari Allah SWT.

“Saya turut prihatin atas kejadian yang menimpa warga. Kami datang kesini memberikan sedikit bantuan bagi para korban. Dengan harapan semoga bantuan yang kami berikan ini dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dan dapat menambah kebutuhan untuk membangun rumah yang terbakar,” ucapnya.

Ia juga mengatakan bahwa bantuan yang diberikan tak hanya pada hari ini saja. Kedepannya akan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak di lokasi tersebut.

“Kedepannya Akan ada bantuan lagi. Bantuan yang diberikan saat ini akan dikoordinir langsung oleh Pak RT,” katanya.

BACA JUGA :  Hindari Kebocoran PAD, Sistem e-KIR Uji Kendaraan Bermotor Diresmikan Wali Kota Samarinda

Ketua RT. 33 Irwansyah berharap bantuan ini dapat digunakan oleh warga semaksimal mungkin oleh 36 Kepala keluarga (KK) yang menjadi korban dari kebakaran.