Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
AdvetorialPemkot Samarinda

Beberkan Dampak Berlanjut Pada Anak Terkena Stunting, Rudy Agus Riyanto: Berakibat Pada Kerusakan Otak dan Tumbuh Kembang

20
×

Beberkan Dampak Berlanjut Pada Anak Terkena Stunting, Rudy Agus Riyanto: Berakibat Pada Kerusakan Otak dan Tumbuh Kembang

Sebarkan artikel ini
(Foto: sub Koordinator Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda Rudy Agus Riyanto/Ist)
Example 72090

apakabar.co — SAMARINDA – Permasalahan stunting masih menjadi atensi khusus yang terus ditangani oleh Pemerintah kota (Pemkot) Samarinda.

Pasalnya, stunting sangat lah berbahaya untuk para ibu hamil dan anak lantaran berakibat kerusakan pada otak dan tumbuh kembang.

Banner 300x600

Kepada awak media, sub Koordinator Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda Rudy Agus Riyanto mengungkapkan bahwa secara fisik ukuran tinggi banda cenderung lebih pendek dibanding anak lainnya.

“Baik secara fisik dan kognitif jangka panjang, stunting sangat berdampak pada perkembangan,” Ungkapnya kepada awak media. Kamis (8/6/2023).

Selain itu, Rudy menilai jika terhambat dalam pertumbuhan tinggi badan, jangka panjangnya akan mempengaruhi generasi.

“Banyak pekerjaan sekarang yang memberikan persyaratan tinggi badan,” Ucapnya.
Rudy pun memberi contoh pada bidang olahraga, saat ini seluruh atlet diharuskan memiliki tinggi badan sesuai syarat yang berlaku.

“Atlet sepak bola, kondisi badan yang pendek, berdampak tidak bisa menyeimbangkan jarak lari atlet dari luar negeri. Maka jika badan pendek, akan ada kesulitan. Jadi pasti akan berpengaruh pada pembentukan generasi dalam jangka panjang,” Ucapnya.

Rudy menambahkan bahwa selain masalah fisik, terdapat juga hambatan dalam kognitif karena perkembangan otak yang terhambat akibat gangguan dalam penyerapan nutrisi. Hal ini dapat memengaruhi perubahan volume otak karena sel-sel di dalamnya menurun secara signifikan.

“Jangankan anak stunting, anak-anak yang memiliki gangguan gizi, kelas gizi kurang, itu pernah diteliti CT scan, volume sel otaknya berkurang,” sebutnya.

Rudy juga menyebut potensi penyakit metabolik yang diderita di masa tua bagi anak stunting dan terbukti bahwa yang mengalami gangguan gizi akan mendapat penyakit metabolik.

“Penyakit metabolik itu, sepanjang hidupnya harus meminum obat setiap hari dan tidak sembuh” pungkasnya. (Adv)

Example 300250
Example 120x600
Example 72090