SAMARINDA.apakabar.co– Ditengah pendemi Covid-19, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Indonesia khususnya di Samarinda harus kreatif memunculkan berbagai inovasi.
Hal tersebut dikatakan Anggota Komisi II DPRD Samarinda Laila Fatihah saat ditemui di ruang kerjanya Lantai 3 Kantor DPRD Samarinda, Selasa (10/4/2022).
Menurutnya, tak hanya hanya UMKM yang merasakan dampak dari Covid-19 ini, namun pandemi ini mempengaruhi semua sektor di seluruh dunia.
“Dampaknya memang sangat dirasakan para UMKM dan semua orang,” ungkapnya.
Politisi PPP ini selalu memberikan motivasi kepada UMKM mitra kerjanya agar terus mengembangkan berbagai macam inovasi dan memanfaatkan media online shop untuk berdagang.
“Sekarang ini kalau tetap melaksanakan secara langsung itu tidak memungkinkan karena kondisinya masih PPKM, tapi kan mereka tetap bisa berkreasi dan berdagang secara online,” jelasnya.
Politisi PPP tersebut mendorong pelaku UMKM untuk mempromosikan dagangannya melalui media sosial instagram, tik tok ataupun facebook.
“PPKM ini otomatis semua orang di rumah saja termasuk saya, coba promosikan di Instagram ataupun Facebook,” terangnya.
Meskipun menggunakan media sosial, namun menurutnya rezeki itu akan datang dengan sendirinya jika para pelaku UMKM mau berusaha dan pantang menyerah.
“Kalau orang butuh pasti mereka akan mencari, tinggal bagaimana cara pemasarannya. Sekarang ini kan sudah era digital, apalagi kebanyakan orang sudah menggunakan smartphone,” paparnya.
Menurut ibu tiga orang anak itu, dunia sudah berada dalam genggaman. Maka tidak ada alasan bagi para UMKM jika mereka tidak diberikan ruang. (Adv)







