SAMARINDA.apakabar.co– Semakin meningkatnya aktivitas balapan liar yang dilakukan kelompok pemuda di bulan Suci Ramadan mendapat respons dari Sekretaris IV DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar.
Ia menilai bahwa aktivitas tersebut adalah kegiatan yang negatif, pasalnya jalan raya atau jalan umum bukanlah tempat untuk memacu kendaraan layaknya para pembalap di sirkuit balap.
Tanpa menghalangi hobi anak-anak muda dibidang otomotif, Deni mendorong semua pihak agar bergerak bersama melakukan pengawasan guna mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat membahayakan pengemudi maupun pengguna jalan.
“Jadi kita harus terus galakkan lagi dari dinas terkait dari kepolisian, Dishub dan Satpol PP juga bisa saling back up untuk mengurangi balapan liar ini,” ucapnya, dihubungi melalui telepon seluler, Sabtu (9/4/2022).
Demi mecegah, aksi ini terus agar tidak berulang terus menerus, Politisi Gerindra itu berpendapat bahwa harus ada solusi lain yang diberikan. Seperti mengadakan event balap resmi untuk menyalurkan hobi para pemuda.
“Artinya dengan mengadakan event kejuaraan motor lokalan dan hobi anak-anak bisa menjalankan kesukaannya pada wadah-wadah yang kita semua siapkan sesuai dengan aturannya,” ucapnya.
“Sehingga kita harapkan balapan liar jadi event setiap bulan Ramadan. Apalagi saat ini ditahun ketiga pandemi kita sudah mulai longgar dan menjadi harapan kita bersama bisa menciptakan wadah-wadah tersebut. Dan kita harapkan petugas berwajib mengedepankan langkah pembinaan,” pungkasnya.







