Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
DPRD KALTIM

Gelar RDP Dengan BBPJN Kaltim, Veridiana Sebut Anggaran 10 Miliar BBPJN, Kaltim Hanya Dapatkan 1,8 Miliar, Sisanya Untuk IKN

146
×

Gelar RDP Dengan BBPJN Kaltim, Veridiana Sebut Anggaran 10 Miliar BBPJN, Kaltim Hanya Dapatkan 1,8 Miliar, Sisanya Untuk IKN

Sebarkan artikel ini
Veridiana Huraq Wang, Ketua Komisi III DPRD Kaltim/Ist

apakabar.co — SAMARINDA – Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim, Senin (27/2/2023).

RDP yang dilaksanakan di ruang rapat Gedung E lantai I DPRD Kaltim, yang dipimpin langsung ketua komisi III DPRD Kaltim, Veridiana Huraq Wang membahas permasalahan infrastruktur jalan Nasional di Kaltim.

Dalam kesempatan itu, Veridiana Huraq Wang menyampaikan, pihak BBPJN telah memaparkan gambaran program untuk di 2023 ini dengan anggaran sebesar Rp10 triliun.

Namun, dari anggaran Rp10 triliun tersebut, Kaltim hanya mendapatkan Rp1,8 triliun atau mengalami kenaikan hingga Rp300 miliar dari 2022, dan sisanya sebesar Rp8 triliun digunakan untuk Ibu Kota Negara (IKN) dan sekitarnya.

“Anggaran Rp1,8 untuk jalur Kutai Barat (Kubar) menuju Mahakam Ulu yang memiliki tiga segmen, kurang lebih hampir Rp400 miliar,” ungkap Veridiana kepada awak media.

Lebih lanjut, Veridian menjelaskan pembangunan jalan tersebut dilanjutkan dari batas Kalimantan Selatan (Kalsel), yakni Kabupaten Paser ke arah Kota Balikpapan dan berlanjut lagi dari Kota Samarinda menuju Kutai Timur.

“Semuanya akan tersebar di jalan-jalan nasional, tetapi kelihatannya yang full perbaikan hanya jalur Kubar dan Mahakam Ulu, dari Kecamatan Tering ke Kecamatan Long Bagun. Termasuk penyelesaian jalan dari bandara di Tanah Datar, Kukar ke arah Bontang,” jelasnya.

Unutk itu, politisi dari fraksi PDI-Perjuangan itu dari panjang total jalan nasional yang mencapai 1806,76 km dan tersebar di beberapa wilayah bisa terealisasi hingga 70 persen di 2023 ini. (Adv)