Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Advetorial

Komisi II Berikan Masukan Ke Pemkot Terkait Penerapan E-Parking di Samarinda

378
×

Komisi II Berikan Masukan Ke Pemkot Terkait Penerapan E-Parking di Samarinda

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Laila Fatihah

SAMARINDA.apakabar.co– Permasalahan parkir yang selalu dikeluhkan oleh masyarakat di Kota Tepian secara bertahap mulai dibenahi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Salah satunya dengan penerapan E-Parking di beberapa tempat.

Selain mengatasi permasalahan parkir liar, e-Parking juga bisa menambah pundi-pundi pendapatan daerah melalui penarikan retribusi. Selain itu, penerapan e-Parking diharapkan dapat menambah pendapatan daerah.

“Pendapatan e-Parking secara presentase itu kenaikannya hampir 80 persen jauh sekali tingginya, tetapi sempat menurun karena ada masalah seperti jukirnya tidak aktif,” ungkap Laila Fatihah saat dikonfirmasi, Sabtu (27/4/2022).

Permasalah teknis yang sempat menurunkan angka pendapatan e-Parking itu pun tentu tak bisa didiamkan begitu saja.

Maka komisi II, kata Laila telah memberikan masukkan kepada pemerintah.

“Persoalan ini juga sudah kita beri masukkan ke pemkot untuk lebih memperhatikan honor jukir, supaya jukir ini juga pro aktif, semangat untuk menawarkan e-Parking,” katanya.

Selain permasalahan teknis terkait honor jukir, Laila juga menyarankan agar pemerintah juga mampu menggandeng para influencer muda untuk sosialisasi dan promosi e-Parking.

“Pemkot seharusnya juga bisa menggandeng influencer muda melalui video pendek untuk memberikan penjelasan e-Parking agar lebih mudah dipahami masyarakat,” pungkasnya. (Adv)