apakabar.co — SAMARINDA – 17 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah kota (Pemkot) Samarinda akan bergabung dalam Timp Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Samarinda, I Gusti Ayu Sulistiani. Ia mengungkapkan bahwa TPPS Kota Samarinda akan menyusun rencana kerja di tahun 2023 ini.
“Rapat koodinasi untuk refresh sesama anggota tim TPPS. Dalam 1-2 minggu ini melakukan konsolidasi, setelahnya baru menyusun timeline untuk kegiatan tahun 2023,” ungkap Ayu sapaan karibnya. Senin (20/2/2023).
Ayu juga menegaskan pihaknya tetapkan aka melanjutkan program kerja yang telah tersusun di tahun sebelumnya. Sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2022 tentang Percepatan Penurunan Stunting.
“Jadi kita melakukan penyesuaian. Sebenarnya di tahun 2022 sudah cukup baik, namun tahun 2023 kita pertajam lagi. Walau memang ada naik lagi kasus stunting, E-PPGM (Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) akan lebih konvergen lagi,” jelasnya.
Tak hanya itu, Ayu juga menambahkan ada 17 OPD di lingkungan Pemkot Samarinda yang akan tergabung di TPPS dan akan berkolaborasi dengan Kementerian Agama untuk mencegah stunting.
“Intinya akan berupaya akan menurunkan angka stunting sesuai dengan target yang ditentukan,” pungkasnya. (Adv)







