Samarinda, apakabar.co — Pemerintah Kota Samarinda telah meluncurkan fitur kios inflasi digital yang merupakan bagian dari aplikasi Bebaya Mart, aplikasi rakitan dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Samarinda.
Diketahui, kios inflasi sebelumnya merupakan program unggulan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pemkot Samarinda. Peleburan kios inflasi ke dalam Bebaya Mart bertujuan agar memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok melalui akses digital. Khususnya saat harga-harga barang naik menjelang perayaan hari-hari besar.
Peluncuran program kios inflasi digital oleh Pemkot Samarinda tersebut disambut positif oleh anggota legislatif.
Wakil Ketua III DPRD Kota Samarinda, Subandi yang turut hadir pada peluncuran kios inflasi digital pada Sabtu (4/12/2021) di Swiss-Belhotel Samarinda kemarin itu mengungkapkan, program ini bisa membawa harapan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Tepian untuk tumbuh lebih baik lagi.

Subandi mengharapkan, program yang juga bersamaan dengan Hackathon 3.0 sebagai ajang unjuk kreativitas start up lokal tersebut dapat berkelanjutan dan tak hanya berlangsung saat peluncurannya saja.
“Jadi bukan hanya seremoni, tapi lebih kepada action dalam hal ini pembinaan dari OPD-OPD terkait,” ucap Subandi pada kesempatan tersebut.
Politisi asal fraksi PKS itu menambahkan, kebutuhan UMKM di Samarinda ini adalah pembinaan yang memerlukan kontribusi anggaran dari pemerintah kota.
Akan hal tersebut, Subandi mendorong Pemkot Samarinda ke depan lebih memperhatikan alokasi anggaran pembinaan terhadap UMKM. Seperti yang telah dilakukan melalui program Hackathon 3.0 kemarin tersebut.
“Supaya roda perekonomian kita segera naik, daya beli juga naik yang berimbas kepada kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Program kios inflasi digital sendiri adalah bagian dari aplikasi belanja Bebaya Mart yang dimiliki oleh Pemkot Samarinda.
Masyarakat bisa berbelanja secara virtual untuk membeli bahan pokok hingga keperluan sehari-hari dengan menggunakan aplikasi tersebut yang juga memakai sistem transaksi digital.
Kios inflasi diluncurkan juga dalam rangka menjaga keseimbangan harga bahan pokok di kota Samarinda agar tetap stabil dan tidak terjadi inflasi yang signifikan. (Adv)







