Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Advetorial

Pemkot Samarinda Tandatangani Kerjasama Pengembangan Manjemen dan Sosialisasi SPIP Dengan BPKP Kaltim

178
×

Pemkot Samarinda Tandatangani Kerjasama Pengembangan Manjemen dan Sosialisasi SPIP Dengan BPKP Kaltim

Sebarkan artikel ini
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait Pengembangan Manajemen dan Sosialisasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Bersama BPKP RI Kaltim, Jumat (4/2/2022)

SAMARINDA.apakabar.co-Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait Pengembangan Manajemen dan Sosialisasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bersama dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI Perwakilan Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat (4/2/2022) di Kantor Balaikota Samarinda.

Kepada media usai meneken MoU, Wali Kota Andi Harun mengatakan bahwa hingga saat ini Pemkot Samarinda dan BPKP terus bersinergi dalam membantu mengatur penyelenggaraan pemerintah dalam pengelolaan keuangan dan juga sumber daya manusia.

“Sinergi ini sesuai dengan visi kita dalam mewujudkan pemerintah yang profesional, akuntabel dan ekonomis dalam pengelolaan anggaran,” ucapnya.

Selanjutnya, Andi Harun menyebut jika pemkot telah banyak mengeluarkan sistem untuk mewujudkan tata pemerintahan yang baik. Termasuk dalam hal perencanaan hingga pengawasan dan evaluasinya.

Hadirnya SPIP ini menurut AH sapaan Wali Kota Samarinda tentu dapat mengendalikan penyelenggaraan pemerintahan secara profesional.

Lantas, ia berharap melalui sosialisi SPIP itu juga dikalangan kepala OPD bisa menciptakan kondisi pengawasan dalam mendeteksi sejak dini penyimpangan-penyimpangan yang dianggap dapat merugikan negara.

“SPIP tergantung pada komitmen niat baik kita dalam mengimplementasikan kepada para pegawai, tujuannya untuk melahirkan budaya pemerintah yang bersih dan benar,” sebutnya.

“Saya minta pimpinan OPD untuk menjadikannya ini sebagai tanggung jawab dan kewajiban bersama, tidak saja untuk unit kerja tapi individu dalam menguji kepatuhan kita kepada peraturan yang berlaku,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kaltim, Supriyadi dalam sosialisasinya menyampaikan tujuan SPIP ini sendiri untuk meningkatkan pemahaman kepala OPD dalam menghadapi tugas-tugas mengelola keuangan negara, sehingga akhirnya akan meningkatkan keandalan dalam pelaporan keuangan pemerintah menuju Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Saya sendiri mengapresiasi kepada Pemkot Samarinda yang sudah memperoleh predikat WTP hingga ketujuh kali,” pungkasnya.