apakabar.co — SAMARINDA – Pemerintah kota (Pemkot) Samarinda saat ini tengah berupaya untuk menanggulangi kawasan kumuh yang ada di Kota Tepian. Diketahui, saat ini diperkirakan masih ada sekitar 42,51 hektare kawasan kumuh di Kota Samarinda.
Namun angka tersebut berkurang dibanding 2020 lalu yang mencapai sekitar 69,9 hektare atau berkurang hingga 30 persen
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Samarinda Subandi menuturkan bahwa pada tahun 2015, kawasan kumuh di Samarinda mencapai luasan 500 hektare.
Namun untuk sekarang, Subandi menilai bahwa juga diperlukan kesadaran masyarakat yang tinggi untuk berperan aktif menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
“Ini penting untuk masa depan yang baik, yang sehat sehingga Samarinda menjadi kawasan tempat tinggal yang nyaman tentunya ini diperlukan kesadaran masyarakat yang tinggi untuk semuanya berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan,” ungkap Subandi kepada awak media. Kamis (23/2/2023).
Untuk itu, politisi dari fraksi PKS itu juga terus memberikan dukungan kepada Pemkot Samarinda untuk melakukan berbagai upaya penataan kota secara menyeluruh untuk menciptakan Samarinda Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).
“Supaya Samarinda menjadi kota yang nyaman, Samarinda yang layak huni, Samarinda yang rapi aman nyaman itu bisa kita capai,” pungkasnya. (Adv)







