Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
AdvetorialPemkot Samarinda

Rembuk Stunting, Kecamatan Sungai Pinang Siapkan Inovasi Baru Untuk Lakukan Pencegahan Stunting

238
×

Rembuk Stunting, Kecamatan Sungai Pinang Siapkan Inovasi Baru Untuk Lakukan Pencegahan Stunting

Sebarkan artikel ini
(Foto: Suasana rembuk Stunting di Kecamatan Sungai Pinang/Ist)

apakabar.co — SAMARINDA – Kecamatan yang ada di Kota Samarinda terus bergantian melakukan rembuk stunting. Seperti yang dilakukan Kecamatan Sungai Pinang yang dilaksanakan di Jalan DI. Panjaitan, Kota Samarinda. Jum’at (19/5/2023).

Rapat tersebut dihadiri oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Samarinda,, Bappedalitbang, Camat Sungai Pinang, Puskesmas Temindung, Puskesmas Remaja, Lurah Sungai Pinang, Koramil, pihak kepolisian dan PKK desa.

Pada kesempatan itu, Camat Sungai Pinang, Siti Hasanah, mengungkapkan pertemuan tentang stunting membahas beberapa rencana dan inovasi intervensi jika keluarga di Sungai Pinang terancam stunting.

“9 anak yang terdiagnosa gangguan stunting ini akan kami tangani. Kami tangani dengan serius agar tidak pecah. Setiap minggu kami periksa dan berikan makanan tambahan hingga sembuh.” Ungkapnya.

Selain itu, Siti Hasanah menyebutkan pihaknya juga mengusulkan penambahan kurikulum pendidikan kesehatan ke dalam kurikulum SMP dan SMA.

“Ini dirancang untuk membantu siswa memahami pentingnya mengenali stunting sejak dini,” ujarnya.

Kecamatan Sungai Pinang juga akan menerapkan Kebijakan Kartu Sehat (KMS) sebagai persyaratan pengurusan bayi masuk Taman Kanak-Kanak (K). Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah kunjungan ke Posyandu yang dapat memantau pertumbuhan dan perkembangan anak secara berkala.

Hasil rembuk stunting Kecamatan Pinang pun disepakati oleh seluruh pihak yang hadir. Hasil ini pun akan disampaikan di rembuk stunting tingkat kota. (Adv)