Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Advetorial

Rencana Proyek Pembangunan Sky Train, Pemkot Samarinda Akan Lakukan Sinkronisasi

157
×

Rencana Proyek Pembangunan Sky Train, Pemkot Samarinda Akan Lakukan Sinkronisasi

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Samarinda, Andi Harun Saat Melakukan Wawancara Bersama Awak Media

SAMARINDA.apakabar.co– Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda membangun transportasi masal berbasis rel kembali dimunculkan oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat Sidang Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda dengan agenda “Hari Jadi Kota Samarinda ke-355” pada, Selasa (24/1/2023).

Melalui sambutannya, Andi Harun mengatakan bahwa Pemkot Samarinda bakal melaksanakan pra Feasibility Study dengan target penetapan lokasi trasenya dari Bandara APT Pranoto menuju Kota Samarinda yakni di Stadion Madya Kadrie Oening pada tahun 2023 ini.

Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Andi Harun menjelaskan bahwa bentuk transportasi massal tersebut masih belum ditentukan. Bisa berbentuk kereta, sky train, ataupun monorail.

“Untuk di internal kita, maka untuk menyiapkan ini sejak setahun yang lalu kita telah melakukan persiapan dan saat ini telah siap untuk Feasibility Study. Ada dua lagi yang harus kita sinkronisasi,” ucapnya usai sidang paripurna.

Sinkronisasi yang dimaksud orang nomor satu di Pemkot Samarinda itu ialah pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). Dimana, pemerintah pusat akan membuat transportasi massal berbasis rel dengan rute kota penyangga IKN dari dan ke kawasan IKN.

Sedangkan yang kedua, Kementerian Perhubungan merencanakan sky train atau monorail dengan rute Bandara APT Pranoto dari dan ke Kota Samarinda (Stadion Madya Kadrie Oening).

“Jadi di tahun 2023 ini, kita akan sinkronisasi program tersebut dengan 3 perencanaan yang sama-sama membuat tranportasi massal berbasis rel,” ucapnya.

Meskipun begitu, Pemkot telah menyiapkan anggaran untuk Feasibility Study di tahun 2023 dengan menunjuk Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda sebagai leading sektornya.