Enam Pelaku Beserta Penadah Curanmor di Samarinda Ditangkap Polisi, Satu Diantaranya Anak di Bawah Umur

oleh -119 Dilihat
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli Merilis Kasus Pencurian Kendaraan Bermotor, Selasa (2/8/2022)

SAMARINDA.apakabar.co– Enam pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang berinisial FA, AA, AS, NH, MI, dan YH berhasil ditangkap pihak Kepolisian Samarinda. Dari keenam pelaku itu satu diantaranya adalah anak dibawah umur yang bertugas mencuri motor di lapangan. Pihak kepolisian juga turut mengamankan sang penadah.

Dari para tersangka, pohak jajaran Polsek Samarinda Ulu, Polsek Samarinda Kota serta Polsek Sungai Pinang, menyita 7 unit motor hasil curian. Seluruh motor merupakan barang bukti pengungkapan kasus dari bulan Mei hingga Agustus 2022.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli, mengatakan bahwa para tersangka diduga kuat tergabung dalam 5 kelompok pencuri motor yang kerap beraksi di 7 lokasi berbeda.

BACA JUGA :  Sebanyak 25 Kilogram Sabu dan 37.701 Pil Ekstasi Berhasil Diamankan Polresta Samarinda, Satu Pelaku Ditangkap di Banjarmasin

“Untuk pelaku anak menjadi acuan kita adalah penyelesaian perkara di luar peradilan anak atau diversi. Berdasarkan Undang-undang No 11 Tahun 2012 tentang Peradilan Anak, adalah pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana,” ucap Kapolresta di halaman Mapolresta Samarinda, Selasa (2/8/2022).

Kombes Pol Ary Fadli juga menjelaskan saat beraksi para pelaku menggunakan berbagai modus operandi. Dengan merusak munci motor menjadi salah satu cara yang digunakan para pelaku untuk membawa kabaur motor. Selain itu memanfaatkan kelengahan pemilik motor yang meninggalkan kunci terpasang di motor juga menjadi cara yang digunakan pelaku pencurian.

“Mendorong motor itu, disimpan di tempat tertentu kemudian diambil. Mereka melakukan siang dan malam hari. Mencari kesempatan dari kelengahan pemilik motor,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Aksi Jambret Kembali Terjadi di Samarinda, Kerugian Korban Hingga 8,5 Juta

Diantara enam tersangka, diantaranya seorang residivis yang pernah menjalani hukuman penjara.

Dari hasil penyidikan, hasil curian yang dilakukan para tersangka kerap dijual ke luar daerah yakni Tenggarong, Balikpapan atau di sekitar Samarinda.

“Rata-rata mereka dapat keuntungan Rp 2 juta hingga Rp 3 juta per motor curian yang berhasil dijual,” ucapnya.

Dalam penangkapan itu, Polisi menyita 8 unit kendaraan bermotor yang diduga hasil curian selain 7 motor yang telah ditetapkan sebagai barang bukti.

“Dengan bukti kepemilikan yang jelas, motor-motor yang dicuri pelaku ini akan kita kembalikan kepada pemiliknya,” pungkasnya.