Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kabar Terkini

APBD 2022 Disahkan, Wali Kota Samarinda Sebut Akan Dongkrak Sektor Parkir dan BUMD Dalam Meningkatkan PAD

207
×

APBD 2022 Disahkan, Wali Kota Samarinda Sebut Akan Dongkrak Sektor Parkir dan BUMD Dalam Meningkatkan PAD

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Samarinda, Andi Harun

SAMARINDA.apakabar.co– Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Samarinda tahun 2022 resmi disahkan melalui sidang paripurna yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Selasa (30/11/2021).

Wali Kota Samarinda Andi Harun usai mengikuti sidang mengetakan bahwa dalam pengesahan APBD tersebut terdapat beberapa program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Salah satunya adalah program Multi Years pemerintah tentang penanggulangan dan penanganan banjir, serta pembangunan terowongan yang terletak di gunung manggah Samarinda Ilir dengan nilai anggaran sebesar kurang lebih Rp 450 miliar dengan skema Multi Years Contract (MYC) dan dengan bantuan Pemerintah Provinsi Kaltim.

“Kita akan konsolidasi dengan Pemprov Kaltim, karena anggaran yang disahkan ini nanti akan dievaluasi oleh Pemprov,” ucapnya pada media usai mengikuti sidang paripurna.

AH sapaanya mengakui jika dalam proses berjalannya, nanti kemungkinan akan ada bantuan keuangan dari provinsi, maka bisa saja angka anggaran APBD yang disahakan sebesar Rp 2,6 triliun itu akan betambah.

Anggaran penanganan Covid-19 juga masih menjadi salah satu pembiayaan wajib yang harus diprioritaskan oleh Pemkot selain sektor lainnya. Karena, dijelaskan oleh AH bahwa sesuai dengan arahan Presiden jika anggaran tersebut wajib dianggarkan dalam APBD.

Terkait sumber pendapatan yang akan digenjot oleh Pemkot, AH mengatakan sektor parkir menjadi salah satu sektor yang harus di tingkatkan oleh Pemkot untuk memaksimalkan PAD. Saat ini Pemkot telah meng-skenariokan bagaimana penerimaan PAD di sektor tersebut mengalami lompatan yang besar karena potensi kendaraan yang ada di Samarinda lebih dari 700 ribu, yang terdiri dari Roda dua dan Empat.

“Saat ini kita sedang rumuskan optimalisasinya, agar peningkatan disektor parkir lebih maksimal,” sebutnya.

Selain itu, sektor BUMD juga ditargetkan untuk dapat mendongkrok PAD selain kerjasama pemerintah dengan pihak ketiga.

“Setiap tahun kita berharap PAD kita dapat bertambah, mungkin ditahun 2024 kita sudah mencapai sekitar 500 miliar,” pungkasnya.